BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Kuasa Hukum Korban Penyerangan Preman Minta Polisi Tangkap Aktor Intelektual

×

Kuasa Hukum Korban Penyerangan Preman Minta Polisi Tangkap Aktor Intelektual

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Titis Rachmawati, kuasa hukum ketiga korban penyerangan preman bayaran minta pihak kepolisian, khususnya Polrestabes Palembang untuk segera menangkap aktor intelektual dari perkara penyerangan yang nyaris menewaskan tiga nyawa sekaligus, Senin (2/11/2026).

Titis Rachmawati didampingi Bayu Prasetya Andrinata menerangkan, penyerangan yang terjadi di Jalan Cik Mainunah Pertahanan Ujung, RT 73 RW 01, Kelurahan 16 Ulu Palembang itu, merupakan kejadian yang sudah direncanakan sebelumnya oleh RJ.

“Peristiwa ini sudah terencana dengan matang oleh RJ. Misinya sengaja untuk menghilangkan nyawa orang. Kita minta Polrestabes Palembang segera mungkin menangkap aktor intelektualnya dulu, karena sudah jelas bukti video merekam para pelakunya,” jelasnya, usai membuat laporan resmi ke Polrestabes Palembang.

Titis Rachmawati dengan gamlang menjelaskan, beberapa hari sebelum kejadian, saudara RJ mendatangi Polsek SU II, katanya akan melakukan pengukuran tanah dilokasi.

“Saya melihat dari media sosial Tiktok, RJ datang ke Polsek SU II berkomunikasi dengan Kapolsek untuk meninta pengamanan karena ingin melakukan pengukuran tanah. Namun, tidak disangka hari ini tanpa ada pemberitahuan ke Polsek SU II, RJ langsung kelokasi dan terjadilah penyerangan seperti ini,” jelas Titis.

Disinggung apakah ada kaitannya dengan perkara sengketa lahan antara Maimunah VS Ratna Juwita, yang telah terjadi beberapa tahun yang lalu, Titis menerangkan perkara tersebut sudah pada posisinya masing-masing.

“Masalah sengketa tanah waktu itu sudah berada diposisi jalur hukum semua. Jadi, saya melihat kejadian ini bukan persoalan, namun memang berupaya untuk menghilangkan nyawa orang lain,” tandasnya.

Titis menambahkan, untuk korban saat sedang berada di RS Hermina dan menunggu operasi.

“Korbannya semua ada tiga orang, dua ada di Rs Hermina Jakabaring dan Satu ada di RS Muhammadiyah. Mereka mengalami luka bacok di dada, perut, tangan, kaki dan sekarang masih menunggu jadwal operasi di RS Hermina. Kemudian, satu warga yang tidak tahu masalahnya juga ikut diserang dan mengalami luk abacok dibagian betis kaki kiri. Tak hanya itu, rombongan pelaku ini juga merusak rumah, kendaraan korban,” pungkasnya.

Penulis: Selfy
Editor: Selfy