BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Subandi Minta Delta Tirta Benahi Jaringan dan Tekan Kebocoran, Target Perluasan Layanan Air Bersih Tembus 50 Persen

×

Subandi Minta Delta Tirta Benahi Jaringan dan Tekan Kebocoran, Target Perluasan Layanan Air Bersih Tembus 50 Persen

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Bupati Sidoarjo H. Subandi meminta Perumda Delta Tirta melakukan pembenahan jaringan distribusi dan menekan kebocoran air untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pasalnya, cakupan layanan air bersih saat ini baru sekitar 30 persen dan ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 50 persen dalam lima tahun ke depan.

Target tersebut menjadi bagian dari Rencana Bisnis Perumda Delta Tirta Sidoarjo 2027-2031. Selain memperluas cakupan pelayanan, perusahaan daerah itu juga menargetkan penambahan hingga 90 ribu sambungan pelanggan secara bertahap.

Arahan tersebut disampaikan Subandi saat menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama antara Perumda Delta Tirta Sidoarjo dengan PT BPR Delta Artha Sidoarjo, sekaligus konsultasi publik penyusunan rencana bisnis di Kantor Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Kamis (5/11/2026).

Menurut Subandi, persoalan kebocoran air atau *Non-Revenue Water* (NRW) dan belum optimalnya jaringan distribusi harus menjadi perhatian serius jajaran direksi. Pembenahan tidak cukup hanya dengan menyusun perencanaan, tetapi harus diwujudkan dalam langkah nyata dengan target yang terukur.

“Persoalan kebocoran air ini sangat penting. Saya minta seluruh jajaran Perumda Delta Tirta benar-benar melakukan pembenahan. Target yang sudah ditetapkan harus dipenuhi, karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Untuk mendukung pembenahan tersebut, Subandi juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dengan mengintegrasikan data Perumda Delta Tirta ke dalam dashboard pemerintah daerah.

Dengan sistem tersebut, kondisi jaringan, titik kebocoran, hingga wilayah yang membutuhkan perluasan jaringan dapat dipantau secara lebih mudah. Pemerintah daerah juga bisa mengetahui persoalan yang harus segera ditangani berdasarkan data di lapangan.

“Sekarang kita sudah masuk era digitalisasi. Saya ingin data Perumda Delta Tirta bisa terintegrasi dalam dashboard pemerintah daerah, sehingga kita bisa melihat di mana kebocoran, wilayah mana yang membutuhkan jaringan, serta kebutuhan apa yang harus segera dipenuhi,” ujarnya.

Subandi menegaskan, jajaran direksi tidak boleh hanya berfokus pada perencanaan di atas kertas. Mereka harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan berbagai persoalan distribusi air dapat diselesaikan.

Pembenahan jaringan, penggunaan material sesuai standar, serta peningkatan kualitas pelayanan juga harus menjadi komitmen bersama. Dengan demikian, perluasan jaringan nantinya tidak hanya menambah jumlah pelanggan, tetapi juga diikuti kualitas distribusi air yang lebih baik.

Dalam rencana bisnis 2027-2031, optimalisasi jaringan akan dilakukan, salah satunya melalui pengaturan tekanan air atau *pressure management*. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi risiko kebocoran sekaligus meningkatkan efisiensi penyaluran air kepada pelanggan.

Subandi berharap rencana bisnis lima tahun tersebut benar-benar menjadi pedoman bagi Perumda Delta Tirta dalam menjawab kebutuhan air bersih masyarakat Sidoarjo yang terus meningkat.

“Harapan kita, Perumda Delta Tirta semakin baik. Pelayanannya harus maksimal, jaringan terus dibenahi, dan kebutuhan air bersih masyarakat bisa terpenuhi. Kita semua memiliki satu visi, yaitu membangun Kabupaten Sidoarjo yang lebih baik,” katanya.

Perumda Delta Tirta diharapkan mampu memperluas akses air bersih secara bertahap. Target akhirnya, masyarakat Sidoarjo dapat menikmati layanan air bersih yang lebih lancar, berkualitas, dan merata.

Penulis: Sulis Setiyo Wati