BeritaBERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Ikuti Patent Townhall Pitching 4, Kakanwil Kemenkum Jambi Dalami Strategi Hilirisasi Paten

×

Ikuti Patent Townhall Pitching 4, Kakanwil Kemenkum Jambi Dalami Strategi Hilirisasi Paten

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi, Jonson Siagian, mengikuti rangkaian Forum Bisnis Paten Indonesia (FBPI) 2026 melalui sesi Patent Townhall Pitching 4 bertema “Pangan dan Agroindustri” di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk mempertemukan inovasi berbasis paten dengan kebutuhan industri, terutama dalam mendukung ketahanan pangan, kemandirian industri, dan peningkatan daya saing produk nasional.

Sesi Patent Townhall Pitching 4 menghadirkan perwakilan dari tiga perusahaan, yakni PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), dan PT Dua Kelinci. Ketiganya berbagi pandangan mengenai potensi pengembangan teknologi, pemanfaatan hasil inovasi, serta peluang kerja sama untuk mendorong penerapan paten di sektor pangan dan agroindustri.

Melalui sesi tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai kebutuhan industri terhadap teknologi inovatif yang dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan nilai tambah produk nasional.

Rangkaian kegiatan juga diisi talk show bertema “Mendorong Inovasi Berbasis Paten, Industrialisasi, dan Daya Saing Bisnis” dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Diskusi tersebut membahas sejumlah kebijakan strategis untuk mempercepat pemanfaatan inovasi dalam dunia usaha. Di antaranya pemberian insentif super tax deduction bagi kegiatan penelitian dan pengembangan, hilirisasi inovasi berbasis paten melalui standardisasi dan adopsi teknologi, serta pemberdayaan UMKM dalam memanfaatkan kekayaan intelektual untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

Pada rangkaian hari terakhir FBPI 2026, peserta juga mengikuti talk show bertema “Success Stories of Technology Commercialization”. Sesi ini menghadirkan narasumber dari PT Pertamina Hulu Energi, PT Pura Barutama, LPA2I IPB University, serta Prof. Dr. Ir. Subagjo, DEA, selaku inventor Katalis Merah Putih.

Para narasumber berbagi pengalaman dalam mengembangkan invensi menjadi teknologi yang dapat dimanfaatkan secara komersial. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa perlindungan paten tidak hanya memberikan kepastian hukum terhadap hasil inovasi, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan teknologi secara nyata oleh dunia industri.

Keikutsertaan Jonson Siagian dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan intelektual sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi.

Forum ini sekaligus memperluas wawasan mengenai strategi menghubungkan hasil penelitian dan inovasi dengan kebutuhan pasar. Dengan demikian, invensi yang dihasilkan perguruan tinggi, peneliti, pelaku usaha, maupun masyarakat memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Melalui FBPI 2026, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) terus mendorong terbentuknya ekosistem inovasi yang menghubungkan inventor, pemegang paten, investor, dan pelaku industri. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat hilirisasi dan komersialisasi teknologi dalam negeri sekaligus meningkatkan kontribusi kekayaan intelektual terhadap pembangunan ekonomi nasional.

Bagi Kanwil Kemenkum Jambi, partisipasi dalam forum ini diharapkan dapat mendukung penguatan ekosistem kekayaan intelektual di daerah. Upaya tersebut terutama diarahkan untuk mendorong inventor, akademisi, pelaku UMKM, dan sektor industri agar tidak hanya melindungi hasil inovasinya melalui paten, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatannya secara produktif.

Dengan terbukanya peluang kolaborasi antara inovator dan dunia usaha, potensi inovasi daerah Jambi diharapkan dapat berkembang menjadi produk unggulan yang memiliki nilai tambah, berdaya saing, serta memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat.

Penulis: JOE MATTANEWS.CO