NUSANTARA

Wartawan Bersertifikat Jadi Syarat Keanggotaan Forwaka Babel

×

Wartawan Bersertifikat Jadi Syarat Keanggotaan Forwaka Babel

Sebarkan artikel ini

Reporter : Nopri

Pangkalpinang, Mattanews.co Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Bangka Belitung Ranu Mihardja menyebutkan, wartawan yang memiliki sertifikat Uji Kompetensi, sangat penting sebagai salah satu syarat keanggotaan masuk Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka).

Selama lebih dari 30 tahun menjadi jaksa, dia tahu betul bagaimana karakter wartawan.

Sehari-hari kehidupannya selalu dekat dan bergaul dengan wartawan.

“Jadi kalau ada wartawan yang sudah kompeten atau memiliki sertifikat, itu bagus. Agar wartawan Forwaka bukan hanya profesional tapi punya integritas,” ujar Ranu Mihardja saat menerima audiensi kunjungan Forwaka Babel di aula Kejati, Jumat (24/1/2020).

Mantan Direktur Penuntutan KPK ini meminta seluruh wartawan yang ada di Bangka Belitung, dikumpulkan agar semuanya bisa diakomodir masuk anggota Forwaka yang sudah terbentuk.

Dia juga akan mengumumkan siapa saja wartawan yang mau bergabung di Forwaka.

“Jika ada yang berminat silahkan, tapi jangan ganggu nama baik Forwaka. Jangan sudah bergabung nantinya mencoreng dan minta-minta untuk kepentingan pribadi,” ucapnya.

Jika ada yang terbukti menggunakan Forkawa untuk kepentingan pribadi, alumni Pascasarjana Fakultas Hukum UGM Yogyakatta ini menyarankan, untuk dilaporkan ke kepolisian.

Dalam audiensi dengan Forwaka Babel, Ranu Mihardja yang didampingi Asintel Kejati, Jonny William Pardede, sempat banyak bercerita pengalamannya dengan wartawan.

Mantan Kasi Penkum di Kejaksaan Provinsi Yogyakarta selama enam tahun ini mengatakan, ada sebanyak 8 golongan wartawan.

“Wartawan itu adalah pekerjaan mulia. Saya tekankan berkerjalah profesional, punya integritas dan soliditas. Jangan jadi wartawan abal-abal yang kerjanya menakut-nakuti orang dan ujungnya minta duit,” ungkapnya.

Dia pernah bertemu juga dengan wartawan yang tidak punya surat kabar, hanya bermodal kartu pers mencari uang dengan cara tidak benar.

Ranu menegaskan bahwa jenis oknum wartawan seperti itu tidak usah ada di lingkungan kejaksaan.

Dia juga berjanji dalam waktu dekat akan menyediakan fasilitas kantor sekretariat buat Forwaka di Kejati.

“Ya dalam waktu dekat saya sudah pesankan sama Pak Asintel agar dibuat kantor buat Forwaka. Nantinya teman-teman yang bergabung di Forwaka maupun wartawan lain bisa kumpul di sana,” ucapnya.

“Kami sediakan lengkap dengan fasilitasnya. Jika ada makanan kue-kue dan minuman kita sediakan, jika tidak ada artinya lagi kosong,” katanya.

Ranu berpesan akan terus menjalin hubungan baik dengan wartawan dan akan mengunjungi kantor bahkan rumah wartawan jika berkesempatan.

Editor : Nefri