Reporter : Adi
PALEMBANG, Mattanews.co – Melalui kegiatan operasi pasar atau pasar murah yang akan digelar pada hari Sabtu (14/03/2020) mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama Bulog Divisi Regional Sumsel Babel akan lakukan pembatasan pembelian untuk setiap warga terkait semakin menipisnya stok gula yang ada saat ini.
Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda saat melakukan peninjauan di Gudang Bulog Divisi Regional (Divre) Sumsel Babel.
“Operasi pasar ini InsyaAllah akan dimulai pada hari Sabtu nanti. Selagi menunggu bantuan dari Kementerian Perdagangan. Pembelian gula nantinya akan kami batasi setengah kilogram dengan harga sekitar kurang lebih 6000 rupiah kepada setiap warga, dengan syarat melampirkan KTP,” kata Fitri, Kamis (12/03/2020).
Wakil Walikota Palembang dua priode tersebut beralasan, bahwa pihaknya sengaja melakukan batasan pembelian guna menghindari adanya penimbunan gula serta memastikan stok gula di gudang Bulog aman dan cukup.
“Jangan sampai ada penimbunan besar-besaran. Gula ini Kebutuhan pokok masyarakat, apalagi tak lama lagi kita menyambut bulan Ramadhan dan Idul Fitri, tentu banyak masyarakat yang mempersiapkan makanan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Bulog Divre Sumsel Babel, Yudi Wijaya menjelaskan, bahwa saat ini jumlah stok gula yang di gudang Bulog hanya sebanyak 9,6 ton.
Dengan menipisnya stok gula, saat ini pihaknya sangat menantikan bantuan dari Kementerian Perdagangan RI sebanyak 29800 ton gula.
“Gudang Bulog se-Indonesia akan menerima bantuan 29800 ton gula. Namun, untuk kebutuhan Sumsel sendiri, kita masih menunggu dari Dinas Perdagangan Sumsel, berapa kebutuhannya,” ucapnya.
Editor : Anang














