Reporter : Anang
PRABUMULIH, Mattanews.co – Ribuan perlengkapan pembersihan diri mulai didistribusikan oleh perusahaan mitra SKK Migas, kepada para penerima manfaat di sekitar wilayah kerja.
Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dari SKK Migas, PT Pertamina EP Asset 2 mulai menyalurkan bantuan hand sanitizer dan alat pelindung diri (APD), sebagai bentuk partisipasi nyata dalam pencegahan dan penanggulangan pandemik Covid-19 yang kian mengkhawatirkan.
Sekitar 2.600 paket hand sanitizer dan 200 paket lengkap APD mulai disalurkan terutama kepada Rumah Sakit, Puskesmas, institusi dan masyarakat yang memiliki resiko tinggi terpapar virus tersebut.
APD yang diberikan meliputi safety goggles, sarung tangan steril, safety boots dan Hazmat, untuk tenaga medis dalam penanganan COVID-19.
Penerima bantuan APD yaitu rumah sakit dan puskesmas. Sedangkan Hand Sanitizer diberikan kepada institusi-institusi, yang melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Seperti Kepolisian, PMI, kantor camat dan kantor desa, beberapa pasar dan rumah ibadah di wilayah kerja ke-empat field di asset 2 (Limau field, Pendopo Field, Prabumulih dan Adera field).
Ada sekitar 103 institusi menerima bantuan ini yang tersebar di delapan kabupaten/kota di Sumatera Selatan (Sumsel).
Selain bantuan tersebut, PT Pertamina EP Asset 2 juga tengah mempersiapkan bantuan 8.000 masker medis dan 800 Hazmat APD medis, sebagai tambahan dukungan kepada para tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan terhadap pasien Covid-19.
Bantuan lain yang dilakukan yaitu sosialisasi melalui media spanduk, cetak, online dan radio serta bantuan westafel saniter juga tengah dilaksanakan.
General Manager PT Pertamina EP Asset 2 A. Pujianto menyampaikan, distribusi bantuan dilakukan seefektif mungkin dengan mengedepankan prinsip self distance.
“Tidak perlu seremonial. Cukup memastikan keberangkatan. Makin sedikit orang berkumpul, makin efektif, makin baik,” ujarnya, Kamis (9/4/2020).
Langkah ini dilakukan pihaknya untuk mendukung pemerintah dalam penanggulangan pandemik, yang mulai masuk Indonesia pada pertengahan bulan Maret lalu.
“Kita dukung, rekan-rekan kita di garda terdepan, para aparat dan petugas medis. Semoga wabah ini bisa mereda dan kondisi kembali normal. Kita lakukan apa yang bisa kita lakukan untuk membantu,” ungkapnya.
Perusahaan juga melakukan tindakan pencegahan di lingkungan perkantoran dan perumahan.
Dengan penyemprotan disinfektan di semua fasilitas, penutupan sementara untuk umum fasilitas gedung pertemuan dan olahraga serta masjid.
Lalu, meniadakan kegiatan di luar operasional yang berpotensi mengumpulkan orang banyak, serta pengecekan suhu tubuh bagi tamu maupun pekerja disemua akses masuk perusahaan.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Adiyanto Agus Handoyo mengapresiasi aksi sosial PT Pertamina EP Asset 2
Dia juga menghimbau agar para pekerja serta keluarga di lingkungan perusahaan, dapat terus menjaga kondisi agar tetap sehat dan aman. Terlebih yang ada di wilayah Prabumulih yang saat merupakan daerah berstatus zona merah.
“Memang langkah yang dilakukan tanpa seremonial ini yang paling tepat, sebagai salah satu usaha kita membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehingga kita perlu melakukan social distancing dan tidak berkerumun dulu,” ucapnya.
Meskipun SKK Migas maupun mitra kami PT Pertamina EP Asset 2 sangat ingin memberikan bantuan langsung kepada penerima dengan tatap muka.
Namun, harus menghindari hal tersebut guna memutus rantai Covid-19.
“Yang terpenting bantuan telah diberikan dan harapan kami ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerimanya,” tutup Adiyanto.
Meski di tengah pandemik Covid-19, SKK Migas – PT Pertamina EP Asset 2 tetap beroperasi.
Hal ini dilakukan demi menjaga ketersediaan minyak dan gas bumi, untuk menjaga rantai pasokan BBM dan gas rumah tangga serta kebutuhan energi lainnya.
Karena kegiatan hulu migas ini adalah bidang yang tetap harus beroperasi, dalam rangka menjaga ketahanan energi nasional.
PT Pertamina EP Asset 2 akan terus berusaha menjalankan kegiatan operasional hulu migas di wilayah kerjanya.
“Perusahaan juga mengharapkan dukungan masyarakat dan doa, agar dapat terus memberikan pengabdian di tengah mewabahnya pandemik Covid-19 ini,” ujarnya.














