BERITA TERKINI

Kesbangpol Sosialisasi Permen No 2

×

Kesbangpol Sosialisasi Permen No 2

Sebarkan artikel ini

Reporter : Adi

PALEMBANG, Mattanews.co – Meskipun sejauh ini di Kota Palembang sudah bisa dikategorikan aman dengan selesainya beberapa event akbar. Namun bukan tidak mungkin akan ada rembesan konflik yang dapat menyeruak menjadi besar dan berakibat fatal. Maka dari itulah pemerintah melalui Kesbangpol mensosialisasikan Permen tentang kewaspadaan dini di daerah terhadap munculnya konflik.

“Saya berharap melalui sosialisasi permen ini dapat mencegah atau mengatasi masalah keamanan yang terjadi di kota ini,” kata Sekretaris Kesbangpol Kota Palembang Bambang Wijaksono ST MT saat memberikan sambutan dalam sosialisasi di Atyasa Pakjo Palembang Kamis (04/10/2018).

Ia juga menjelaskan dasar hukum UU 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Kemudian di tuangkan di dalam  peraturan menteri dalam negeri RI nomor 2 tahun 2018 tentang kewaspadaan dini di daerah. Dari pelaksanaan sosialisasi diharapkan tersebarnya Permendagri nomor 2 tahun 2018 tentang kewaspadaan dini di daerah Palembang. Supaya Forum  Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), di Kecamatan sehingga memahami fungsinya masing-masing. Dalam mencapai tujuan kewaspadaan dini meliputi pendeteksian, pengidentifikasian, menilai, menganalisis, menafsirkan dan menyajikan informasi.

“Semoga dengan pengetahuan dan pemahaman para FKDM dapat mencegah terjadinya konflik yang mungkin akan terjadi di kota ini,” harapnya.

Sementara itu kapolresta Palembang Wahyu Bintoro mengatakan, baru saja Palembang melakukan event besar. Juli Pilkada serentak dari awal mula sampai pelantikan Walikota dan Gubernur berjalan serentak. Pada Agustus sampai September lalu Palembang juga sukses melaksanakan ajang sekelas Asia yaitu Asian Games. Jauh sebelum kegiatan dilakukan kegiatan cipta kondisi. Melalui penangkapan para pelaku kejahatan baik dari dalam maupun luar kota.

Meskipun sudah aman ada 8 orang pada beberapa bulan lalu yang diamankan terkait dengan terorisme. Jadi sampai saat ini Palembang belum bisa dikatakan bebas dari paham radikalisme dan terorisme. Pada zaman orde baru karena faktor teknologi gerakan seperti ini masih terbatas. Tapi sekarang paham tersebut bisa disalurkan melalui media baik elektronik maupun buku.

Pemilu juga di prediksi akan berpotensi konflik. Dimana ada TPS kategori aman dan mana TPS yang rawan pada 17 April mendatang. Dari banyaknya jumlah partai. Jumlah sumbangan dari perorangan dan badan yang saat ini jumlah uangnya sangat besar. Pada pemilu juga akan serentak antara pemilihan Presiden dan caleg.

“Jadi TPS merupakan kunci pengamanan sebab bisa saja pemilu berjalan aman. Tetapi pada saat perhitungan suara terjadi konflik,” kata dia.

Ia juga mengimbau agar masyarakat Palembang jangan terpengaruh dengan berita bohong. Ada lembaga yang khusus membuat berita bohong tersebut. Aparat kepolisian juga sudah menelusuri dan akan menindak para pelaku tersebut. Berita yang akan terus dibuat dan disebarkan meskipun salah jika terlalu sering maka akan dianggap benar.

“Masyarakat diimbau agar tidak mudah terprovokasi dan selalu bersabar untuk menyingkapi semua masalah,” imbaunya.

Editor : Anang