BERITA TERKINI

Hati-hati ! Ada 18 Juta Email Phishing dan Malware Terkait Covid-19

×

Hati-hati ! Ada 18 Juta Email Phishing dan Malware Terkait Covid-19

Sebarkan artikel ini

Reporter : Poppy Setiawan

JAKARTA, Mattanews.co – Para penipu mengirim 18 juta email Phishing dan Malware tentang Corona (Covid-19) ke pengguna Gmail setiap hari, menurut Google.

Raksasa teknologi itu mengatakan pandemi telah menyebabkan lonjakan serangan phishing, yaitu modus kejahatan yang mencoba menipu pengguna untuk mengungkapkan data pribadi.

Dalam blog resminya, Google menyatakan sudah memblokir lebih dari 100 juta email phising sampai saat ini. Bahkan sampai pekan lalu, raksasa teknologi ini menemukan 19 juta email berisi malware dan phising yang berhubungan dengan Corona (Covid-19) Ini semakin menambah banyak spam yang berkaitan dengan Corona (Covid-19). Sebelumnya, Google menyebut kalau jumlahnya sudah mencapai 240 juta spam.

“Serangan phishing dan penipuan yang kami amati menggunakan ketakutan dan insentif finansial untuk menciptakan urgensi agar dapat meminta pengguna untuk merespon email itu dengan cepat.” kata Google dalam blog resminya, Senin (20/4/2020).

Email-email tersebut biasanya menyamar sebagai sebuah lembaga kredibel, seperti WHO. Email lain yang ditemukan Google bahkan berpura-pura menawarkan insentif hingga menyamar menjadi lembaga pemerintahan. Pada dasarnya semua email itu berupaya untuk mencuri data atau memasukkan malware ke komputer korbannya.

Selanjutnya, isi email adalah mencoba meminta sumbangan atau menipu pengguna agar mengunduh malware, berpura-pura menawarkan informasi mengenai pembayaran bantuan stimulus dari pemerintah, hingga upaya phishing bagi mereka yang bekerja dari rumah. Selain itu, penipu berpura-pura sebagai pemberi kerja atau HRD kantor.

Pihak Google sendiri menyebut, filter perlindungan berbasis kecerdasan buatan milik mereka berupaya mendeteksi ancaman semacam phishing atau malware.

“Filter tersebut kemudian akan memblokir lebih dari 99,9 persen spam, phishing, dan malware, sebelum sampai ke pengguna kami,” kata Google.

Google menyebut, pihaknya telah bekerja sama dengan WHO dalam mengimplementasikan DMARC (domain, message, authentication, reporting, and conformance).

Tujuannya agar para penipu lebih sulit dalam meniru domain who.it dan mencegah email resmi yang berasal dari WHO masuk ke filter spam Google.

Editor : Wawan