Reporter : Poppy Setiawan
JAKARTA, Mattanews.co– Di tengah wabah virus Corona (Covid-19), Pemprov DKI menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun Seorang pemuda berinisial MR (18) tersabet celurit di bagian perutnya karena terlibat tawuran di Kelurahan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2020) dini hari, usai merayakan ulang tahun bersama teman-temannya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengatakan tawuran bermula saat pemuda berinisial MR (18) merayakan ulang tahun bersama teman-temannya di depan rumahnya di Jalan Karang Anyar Raya. Acara tersebut tiba-tiba didatangi kelompok lain.
MR (18) dilarikan polisi ke RS Royal Taruma di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Polisi menyita dua senjata tajam dengan bercak darah di lokasi tawuran.
Polisi yang sedang berpatroli langsung membubarkan tawuran. Tiga pelaku berhasil diamankan setelah polisi menyusuri gang-gang di sekitar lokasi.
“Pelaku yang berhasil ditangkap merupakan warga Mangga Besar dan Karang Anyar,” ucapnya.
Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan dua celurit dan satu stik golf. Kasus ini ditangani Polsek Sawah Besar yang masih memburu dua pelaku lainnya.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar Iptu Wildan, menuturkan keributan itu sekirar pukul 03:30, dimana salah satu kelompok sedang kumpul merayakan ulang tahun salah seorang rekannya.
Tiba-tiba melintas satu kelompok remaja. Mereka kemudian ikut bergabung.
Mendadak bentrokan terjadi. Kedua kelompok saling serang. Satu orang ambruk berdarah-darah. Polisi yang datang membuat kedua kubu kocar-kacir menyelamarkan diri.
Editor : Poppy Setiawan














