Reporter : Poppy Setiawan
JAKARTA, Mattanews.co– Sebuah Video berdurasi 20 menit 10 detik viral tersebar dipesan singkat Whatsapp group (Wag) atau di media sosial Facebook (FB) dan Instagram (Ig) dua anak dievakuasi petugas dari rumahnya karena positif Virus Corona (Covid-19). Disebutkan kedua anak tersebut adalah kakak-adik.
Ada dua versi cerita yang beredar dalam video tersebut. Cerita pertama menyebutkan kakak-adik yang tinggal di Tangerang tersebut tertular Corona (Covid-19) setelah bermain di luar, Sedangkan cerita kedua menyebutkan kakak-adik tersebut tinggal di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Keduanya diduga tertular Corona (Covid-19) karena ayahnya yang masih bekerja di Jakarta.
Sementara Dinas Kesehatan Tangerang Menjelaskan peristiwa dalam video tersebut tidak terjadi di Tangerang, Banten.
“Itu bukan di Tangerang, coba baca lagi, itu kejadian di Cileungsi,” kata Dinkes Tangerang kepada wartawan, Sabtu (25/4/2020) kemarin.
Dalam keterangan terpisah, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (25/4/2020) Bupati Bogor Ade Yasin Mengatakan Video yang sempat beredar tentang dua anak kakak adik dievakuasi petugas dari rumahnya karena positif Virus Corona (Covid-19), membenarkan adalah warganya.
Balita berusia 4 tahun dan kakaknya yang berumur 8 tahun di Cileungsi, Kabupaten Bogor, positif terpapar Covid-19. Keduanya diduga tertular dari ibunya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga.
“Usianya kalau nggak salah 4 dan 8 tahun, itu sudah hari Rabu, ya kejadiannya hari Rabu kan saya nggak boleh kasih alamatnya juga, itu sudah ada kode etik dari dinkesnya,” ujar Ade
Sedangkan ayahnya yang bekerja di Jakarta justru negatif dan kini masuk dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP).
“Ibu pekerja rumah tangga. Sementara suaminya bekerja di Jakarta, tapi suaminya negatif. Makanya kami menduga anak itu tertular dari ibunya,” kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Sabtu (25/4/2020).
Ade Yasin mengatakan, ketiga pasien itu pun kemudian dibawa ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran pada 21 April 2020 malam.
Ade Yasin menerangkan, kasus di Cileungsi ini menambah daftar jumlah pasien anak yang positif terjangkit Covid-19. Sebelumnya, pernah ditemukan kasus serupa di daerah CibinongTapi yang Cibinong sembuh.
Terkait hal ini, Ade Yasin tak henti-hentinya mengimbau kepada orangtua untuk melarang buah hatinya beraktifitas di luar rumah.
“Memang kadang-kadang yang kita khawatirkan ketika ada orang tanpa gejala yang tertular Covid,” ujar dia.
Selain itu, Ade Yasin menambahkan, biasakan membersihkan badan terlebih dahulu jika hendak bermain dengan anak-anak di rumah.
“Terus juga orang tua ketika pulang kerja orang yang masih bekerja sebaiknya sebelum sentuh anak-anak mereka ganti baju langsung mandi setelah bersih baru dia boleh sapa,” tuturnya.
Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah, Menanggapi video viral tersebut, membenarkan bahwa kakak beradik itu positif virus Corona (Covid-19).
Keduanya tertular Virus Corona (Covid-19) dari ibu mereka. Kini satu keluarga tersebut telah dibawa ke RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta. Namun, pihaknya tidak menjelaskan kapan ibu kakak-adik itu positif Corona.
Syarifah juga tidak mengetahui secara pasti mengapa si ibu yang sudah positif Corona bisa kembali ke rumah.
“Diketahui positifnya di rumah sakit, cuma terus mungkin karena dia masih punya anak kecil, nggak bisa pisah sama ibunya, jadi tertular,” ujarnya.
“Diketahui, ibu dari kedua bocah ini memiliki tiga orang anak, Dua dari mereka positif Corona usai tertular dari ibunya, Sementara anaknya yang satu dan suaminya dinyatakan negatif Covid-19 dari hasil rapid test, Yang kena yang kecil 8 tahun sama 4 tahun, yang kakaknya negatif,” ujar Syarifah.
Editor : Poppy Setiawan














