BERITA TERKINI

Dana BLTD Kabupaten OKI Capai Miliaran Rupiah

×

Dana BLTD Kabupaten OKI Capai Miliaran Rupiah

Sebarkan artikel ini

Reporter : Rachmat Sutjipto

OGAN KOMERING ILIR, Mattanews.co – Di tengah pandemi Covid-19 berbagai bantuan digelontorkan Pemerintah Pusat dan daerah, yang menyasar berbagai jenjang lapisan masyarakat.

Terutama korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) hingga wirausaha, yang terpaksa menutup usahanya. Karena perekonomian di saat ini berjalan lamban tidak menentu seperti sekarang ini.

Cakupan bantuan juga diperluas hingga warga desa, yang ditenggarai jumlah penduduk kian bertambah oleh perantau.

Lantaran di kota besar tempat mereka bekerja, menutup sementara usahanya akibat diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Untuk di Desa Anyar Kecamatan Kota Kayuagung sebanyak 134 Kepala Keluarga (KK) menerima bantuan.

Pihak desa menganggarkan dana desa mencapai 241 juta untuk meng-cover 134 warganya yang terdampak Covid-19.
Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.

BLTD tersebar di 314 desa dan 18 Kecamatan mencapai Rp19,4 miliar lebih, yang akan disalurkan hingga 3 bulan kedepan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten OKI Nursula mengatakan, dana BLTD berasal dari 25-35 persen Dana Desa Tahun Anggaran 2020.

Ia juga mengemukakan, pendataan relawan desa yang sebelumnya telah di musyawarahkan melalui Musdes, yang kemudian dituangkan dalam Perkades yang disahkan oleh camat setempat

“Dari 314 desa yang telah menerima transfer dana desa ke Rekening Kas Desa (RKD) sebanyak 232 desa dan sudah mulai mencairkan dana desa Tahap I. Sedangkan sisanya tahap proses verifikasi sedang berlangsung,” jelasnya, Minggu (10/5/2020).

Nursula mengungkapkan, penetapann penerima bantuan memegang prinsip kehati-hatian.

Ia juga menyebutkan penerima BLTD harus memiliki beberapa kriteria. Yakni kehilangan mata pencaharian, punya penyakit menahun /kronis, belum terdata sama sekali mendapatkan BLT DD dan belum masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kita terus mengawal BLTD ini. Disejumlah desa di Kecamatan Cengal seperti Desa Sungai Ketupak, Kuala Sungai Pasir, juga desa Pantai Harapan, sudah melakukan hal yang sama. Kinerja perangkat desa kami berikan apresiasi setingginya,” katanya.

Dilanjutkan Nursula, meski dilaksanakan penyaluran BLTD ini. Namun ia tetap mengedepankan protokol kesehatan, untuk menghindari kerumunan dan mengikuti aturan lainnya,

“Physical dan Social Distancing harus tetap terjaga disaat salurkan bantuan tunai. Beberapa aparatur desa menerapkan mengantarkan langsun bantuan kerumah penerima,” ucapnya.

Camat Lempuing Jaya Hendra Anggara membenarkan, pembagian BLTD dilakukan secara door to door.

Diungkapkannya, saat membagikan bantuan, aparatur didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai antisipasi pengamanan dari kegiatan itu sendiri,

“Kiprah aparatur pemdes tentunya sangat kita hargai. Ditengah menjalankan ibadah puasa dan terik panas seperti hari ini, mereka tetap mematuhi instruksi, demi memutus rantai penularan sekaligus memastikan warga menerima bantuan,” ujarnya.

Andi (37), warga Desa Anyar mengaku, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTD) yang diterima sangat membantu dirinya beserta keluarganya.

“Kami berterima kasih atas kebijakan pemerintah pusat juga pemerintah daerah, yang mempercepat penyaluran bantuan,” ungkapnya.

Editor : Nefri