BERITA TERKINI

Tinggal di Gubuk Reot Sendirian, Masna Belum Tersentuh Bantuan Pemkab Banyuasin

×

Tinggal di Gubuk Reot Sendirian, Masna Belum Tersentuh Bantuan Pemkab Banyuasin

Sebarkan artikel ini

Reporter : Nasir

BANYUASIN, Mattanews.co – Gubuk kayu reot berukuran 3×4 meter yang kerap kali dibanjiri air hujan, menjadi tempat bernaung Masna (60).

Wanita paruh baya yang tinggal di Desa Sedang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) ini, hanya hidup sebatang kara selepas suaminya meninggal dunia.

Penglihatan yang sudah buram, pendengaran yang tak cukup peka hingga gerak tubuh yang tak sekuat dulu, membuat Masna hanya bisa bertahan hidup dari belas kasihan tetangga sekitarnya.

Di tengah keterbatasan ini, Masna pun hanya bisa berpasrah. Sayangnya, anak satu-satunya yang dia lahirkan, kini memilih hidup bersama keluarga barunya tanpa memperdulikan Masna.

Jhon, tetangga Masna menuturkan, suami Masna sudah tujuh tahun yang lalu meninggal dunia.

Anak Masna pun kini tinggal bersama anak istrinya, jauh dari kediaman Masna.

“Tidak ada yang mengurusnya kecuali kami tetangga dan masyarakat sekitar. Sudah tiga tahun ini dia mulai sakit-sakitan. Pandangan mata tidak normal lagi dan pendengarannya sudah tidak berfungsi seperti biasa. Untuk makan pun kami tetangga memberinya,” ucapnya lirih, Senin (11/5/2020).

Di tengah ketidakberdayaan Masna, tidak ada satu pun bantuan dari pemerintah yang diberikan kepadanya.

Kalau pun ada, lanjut Jhon, hanya dari zakat fitrah warga sekitar. Karena Masna tidak punya Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Jhon pun mengharapkan, ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin Sumsel, untuk meringankan beban hidup Masna.

Serta ada bantuan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Banyuasin, untuk mengurus identitas Masna.

“Tolong bantuan sosialnya dan menpermudah urus kartu indentitas dirinya,” harap Jhon.

Editor : Nefri