BERITA TERKINI

Ratusan Warga Tebedak II Datangi Kades Tuntut Keadilan

×

Ratusan Warga Tebedak II Datangi Kades Tuntut Keadilan

Sebarkan artikel ini

Reporter : Salifuddin

OGAN ILIR,Mattanews. co – Ratusan Warga Desa Tebedak II Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), mendatangi rumah Kepala Desa Tebedak II, gunanya menuntut keadilan bantuan dari pemerintah, ditengah himpitan ekonomi karena dampak pandemi corona.

Ratusan warga, mulai berkumpul di halaman rumah, Kepala Desa Tebedak II, Zamhuri, Rabu (10/06/2020.red) malam, sekitar pukul 20:30 WIB.

Kedatangan warga ini, langsung diterima oleh Kepala Desa, Perangkat Desa, Ketua BPD serta anggotanya.

Dihadapan Kepala Desa, warga berorasi terkait tuntutan mereka mengenai pembagian bantuan dari pemerintah yang terkesan tidak adil.

Selama kurang lebih satu jam warga berorasi dihadapan Kepala Desa, beserta perangkatnya, semakin malam, banyak warga terus datang dan memadati halaman rumah Kepala Desa.

Berkat kesiapan Bhabinkantibmas Polsek Tanjung Batu dan Babinsa Koramil Tanjung Batu sekitar pukul 21: 30 WIB, mendatangi lokasi, untuk menengahi warga dan Pemerintahan Desa

Dengan ditengahi Bhabinkantibmas dan Babinsa, maka disepakati untuk bermusyawarah di rumah Kepala Desa, dengan warga diwakili oleh 9 warga, untuk mencari solusi yang terbaik dan juga langsung ditengahi oleh Kapolsek Tanjung Batu AKP. Mujamik.

Ismawati, salah satu perwakilan dari warga dalam mediasi tersebut, meminta keadilan kepada Pemerintahan Desa, yang dirasa oleh warga tidak adil, karena selama ini, sebagian warga termasuk dirinya, tidak tersentuh bantuan sama sekali, selain dari Sembako dari Pemkab Ogan Ilir kemaren.

“Selama 27 tahun aku diam di desa Tebedak II belum pernah dapat bantuan serta anak menantu saya, padahal salah satu menantu saya ada yang lagi hamil sekarang,” ujar Ismawati.

“Dan saya perbandingan dengan yang mendapatkan berbagai bantuan di desa kami banyak yang lebih mampu dari kami,” sambungnya.

“Lagian pula orang yang memberikan bantuan BLT DD, dilakukan pada malam hari, apakah begitu memang aturannya ?,” tanya Ismawati.

“Kami minta untuk perangkat desa yang terlibat didalam pembagian dan pendataan BLT Dana Desa dan bantuan lainnya, yang terkesan ditutupi, minta untuk mundur dari jabatannya,” jelasnya.

“Karena tidak memberikan contoh yang baik kepada kami masyarakat, malah nantinya akan mebuat gesekan di masyarakat seperti yang terjadi pada saat ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjung Batu AKP. Mujamik, meminta warga dan Pemerintahan Desa, serta kelembagaan yang ada di desa, untuk berkoordinasi mencari jalan keluar dan diselesaikan dengan kepala dingin.

“Ibu-ibu dan bapak-bapak harap bersabar, permasalahan ini butuh proses, tidak bisa penyelesaiannya seperti membalikkan telapak tangan, apalagi dengan situasi negara kita seperti ini, lagi tanggap darurat pandemi Covid-19. Jadi semua ini butuh proses,” katanya Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, besok atau kapan sempatnya, kalu bisa secepatnya supaya berkoordinasi dengan pihak Kecamatan melui Pemdes dan perwakilan warga untuk berkoordinasi di Kecamatan, karena Pemdes tidak bisa memutuskan begitu saja, karena semua itu ada Mekanismenya.

“Secepatnya harus berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, kalau dibutuhkan ke Kabupaten, ya ke Kabupaten ajak warga melalui perwakilan 3 sampai 5 orang supaya mereka tau apa hasil nya,” pesan Kapolsek kepada Pemdes dan perwakilan warga.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Tebedak II Zamhuri, mengatakan pihaknya nanti mau mengabari dulu Camat Payaraman, apabila camatnya masuk besok (hari ini.red), pihaknya akan berkoordinasi di Kecamatan.

“Pagi ini akan saya hubungi via telepon Camat Payaraman. Bahwa bisa di agendakan hari ini pertemuan dengan perwakilan warga dan Pemdes, karena ini sangat mendesak jadi dapat diagendakan,” katanya.

Editor : Fly