Reporter : Adi
PALEMBANG, Mattanews.co – Pada awal pandemi covid- 19 ada bantuan vitamin makanan snack dan lain-lainnya baik dari perusahaan maupun donatur.
Semenjak new normal, ungkap A seorang perawat RSMH Palembang yang enggan disebut namanya, tidak ada lagi bantuan datang, sedangkan pandemi ini masih ada di RS dan masih banyak yang sedang di rawat.
“Masih banyak tenaga medis dan pasien yang masih berjibaku melawan maut,” ungkap A pada Mattanews.co, via chat, Kamis (9/07/2020).
“Tapi malah semua masyarakat menganggap hal ini sudah berlangsung,” sambung A.
Menurutnya jumlah pasien yang dirawat dari hari ke hari semakin banyak. Sebab di RSMH merupakan rujukan bagi pasien covid- 19 serta RS Fatimah.
“Pemerintah sudah menetapkan new normal. Masyarakat masih banyak yang tidak patuhi protokol kesehatan. Seakan perjuangan selama ini sia sia saja. Tapi kita tetap ikutin prosedur yang ada,” ujarnya.
Tak sampai di situ saja beberapa waktu lalu ada teman sejawatnya yang meninggal akibat covid- 19 ini.
Salah satu tenaga medis sudah berpulang merupakan pukulan yang telak bagi tenaga medis yang lain. Tapi karena sumpah tugas dan tanggung jawab yang ada.
Maka ia tetap harus berjuang membuat masyarakat sembuh dan memberikan pelayanan maksimal.
“Kalau di RSMH ini silih berganti nakes di rawat kena pandemi. Ada perawat yang masuk ada juga yang keluar,” terangnya.
“Kami di Borang itu ada tim intenaif di Borang ada tim ICU untuk dewasa, Picu untuk anak-anak dan NICU untuk bayi baru lahir,” ujarnya.
“Saya berharap pendemi ini cepat berakhir dan diberikan kesehatan kepada saya dan keluarga serta dapat berkumpul seperti sebelum pandemi ini terjadi,” harapnya.
Editor: Fly














