BERITA TERKINI

Cara Putri Remaja Indonesia Sumsel Memaknai Kemerdekaan Indonesia

×

Cara Putri Remaja Indonesia Sumsel Memaknai Kemerdekaan Indonesia

Sebarkan artikel ini

Reporter : Vitor

PALEMBANG, Mattanews.co Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia yang dirayakan setiap tanggal 17 Agustus, menjadi momen penting bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ada banyak cara untuk memaknai hari bersejarah ini, salah satunya meneruskan perjuangan para pahlawan dengan membangun daerahnya lebih maju lagi.

Hal ini juga yang dilakukan Nanda Artika Natasya (15). Putri Remaja Indonesia Sumatera Selatan (Sumsel) 2020 ini, memaknai perayaan Kemerdekaan Indonesia dengan mempromosikan daerahnya ke tingkat nasional.

Siswi kelas 2 SMAN 5 Palembang ini gencar untuk mempromosika wisata daerahnya.

Kendati masih usia muda, dia tak segan untuk memperkenalkan wisata-wisata di Kota Palembang yang bersejarah.

Dengan menggunakan pakaian adat Palembang, Tasya, sapaan akrabnya, mengibarkan Sang Saka Merah Putih di atas bangunan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang.

“Sebagai remaja, kita tidak boleh kendor berkontribusi mencintai tanah air, mengharumkan daerah sendiri. Salah satunya mempromosikan wisata apa yang belum banyak dilirik orang banyak,” ucapnya kepada Mattanews.co, Senin (17/8/2020).

Nanda Artika Natasya, Puteri Remaja Indonesia Sumsel 2020 mengibarkan Bendera Merah Putih di atas bangunan Monpera Palembang dalam rangka memeriahkan HUT ke-75 Republik Indonesia (Dok. Pribadi Nanda Artika Natasya / Mattanews.co)
Nanda Artika Natasya, Puteri Remaja Indonesia Sumsel 2020 mengibarkan Bendera Merah Putih di atas bangunan Monpera Palembang dalam rangka memeriahkan HUT ke-75 Republik Indonesia (Dok. Pribadi Nanda Artika Natasya / Mattanews.co)

Monpera Palembang sendiri dipilihnya, karena wisata heritage ini sangat unik dan menarik untuk dikulik lebih dalam.

Masih banyak koleksi peninggalan bersejarah yang bisa membangkitkan semangat perjuangan para pahlawan di masa lalu.

Berlatarbelakang pemandangan Jembatan Ampera Palembang, Tasya sukses mengibarkan bendera Merah Putih. Meskipun kondisi cuaca panas terik dan hembusan angin yang kencang.

Aktivitasnya tersebut juga dipostingnya di akun Instagram @artikanatsha. Konten positif dari anak muda berprestasi ini, bahkan mendapat banyak dukungan dan pujian dari para warganet.

Selain itu, Tasya juga berkontribusi membantu para tenaga kesehatan (nakes) yang berjibaku merawat para pasien Covid-19 di Palembang.

Beberapa waktu lalu, Tasya menggalang dana dan terkumpul uang sebesar Rp20 juta. Dana tersebut digunakannya untuk membeli Alat Pelindung Diri (APD), seperti masker, baju hazmat hingga face shield.

“Kita membagikan bantuan dari donatur tersebut ke tiga rumah sakit di Palembang. Yaitu di RS Bhayangkara, RS Siti Fatimah dan RS Siti Khadijah Palembang,” ujarnya.

 

Persiapan ke Tingkat Nasional

Nanda Artika Natasya, Puteri Remaja Indonesia Sumsel 2020 mengibarkan Bendera Merah Putih di atas bangunan Monpera Palembang dalam rangka memeriahkan HUT ke-75 Republik Indonesia (Dok. Pribadi Nanda Artika Natasya / Mattanews.co)
Nanda Artika Natasya, Puteri Remaja Indonesia Sumsel 2020 mengibarkan Bendera Merah Putih di atas bangunan Monpera Palembang dalam rangka memeriahkan HUT ke-75 Republik Indonesia (Dok. Pribadi Nanda Artika Natasya / Mattanews.co)

Anak sulung pasangan M. Nasikin (42) – Dewi Apriani (37) ini juga, sedang mempersiapkan diri melenggang ke kompetisi nasional Puteri Remaja Indonesia 2020.

Berbagai persiapan pun sudah dilakukannya, untuk mengharumkan nama Sumsel di kancah nasional.

Tasya yang sudah menggeluti dunia modelling sejak duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK) ini, akan menunjukkan berbagai kepiawaiannya di bidang non akademis, mulai dari catwalk, menari, puisi hingga public speaking.

“Prepare jelang nasional, harus menjaga kesehatan. Apa yang kurang harus banyak diperdalam. Seperti bagaimana cara public speaking dan catwalk yang bagus,” ucapnya.

Sang ibunda Dewi Apriani pun sangat mendukung aktifitas positif puteri kesayangannya ini.

Sembari menemani anaknya mengukir prestasi, Dewi juga selalu mendampingi anaknya untuk terus mengejar dunia pendidikan agar terus seimbang.

“Saya terus mendampingi Tasya, agar seimbang antara akademis dan hobinya. Semua harus berjalan beriringan. Tapi yang harus diprioritaskan adalah pendidikan, karena itu lebih utama,” katanya.

Dia pun menyerahkan sepenuhnya ke anaknya, terkait pendidikan lanjutan apa yang akan didalami Tasya.

Sebagai seorang ibu, Dewi sangat bangga karena anaknya bisa menoreh prestasi luar biasa, terlebih bisa menonjol di masa mudanya.

“Sebagai perwakilan Sumsel di ajang nasional nanti, saya selalu mengajarkan Tasya untuk terus rendah hati, jangan sombong dam bersikap baik pada siapa pun, walau pun ada yang tak suka dengan prestasinya. Selalu berbuat baik, itu jadi poin utama,” katanya.

Editor : Nefryu