Reporter : Reza Fajri
PALEMBANG, Mattanews.co – Ratusan Massa aksi tergabung dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sriwijaya Corruption Watch (SCW) dan masyarakat RT 29, Mekarsari Pulo Kerto Kecamatan Gandus kembali mendatangi Polda Sumsel, untuk mengelar aksi damai, Kamis (27/08/2020).
Direktur Executive, Sriwijaya Corruption Wacth (SCW), M Sanusi mengatakan, dirinya dan masyarakat Kecamatan Gandus, mendatangi Polda Sumsel untuk menyelesaikan permasalahan tentang dokumentasi yang terjadi dilapangan, seperti lahan masyarakat sudah rata dengan tanah.
“Sebelumnya, telah ada laporan pemalakan dan pemalsuan surat tanah yang dilakukan Abdullah Sahab. Namun, sampai sekarang tidak ada tindak lanjut. Kedatangan kami kesini, untuk mempertanyakan itu. Kami pun siap untuk melakukan argumentasi tentang lahan tersebut, agar menjadi hak sah kami. Sebab, sampai saat ini, Abdullah Sahab masih terus menguasai lahan dengan alat beratnya. Beliau tetap melakukan penjarahan, premanisme merajalela dilapangan,” tegasnya.
Sanusi menambahkan, sekitar 30 orang yang mempunyai kuasa hukum dengan SCW, dari itu hendaknya Bapak Kapolda Sumsel, dapat mengintruksikan anggotanya untuk menghentikan aktivitas Abdullah Sahab di lapangan.
“Kalau tidak ada kejelasan, kami dan warga masyarakat akan menyampaikan langsung perkara ini ke Kapolri, kami pastikan dalam waktu dekat ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Kaur Penmas Bidhumas Polda Sumsel, Kompol Suryadi mengatakan, dirinya akan melaporkan pernyataan sikap ini kepimpinannya, agar segera ditindaklanjuti.
“Laporan telah kita terima dan akan dikoordinasikan dulu dengan Kabid Humas, mungkin nanti akan koordinasi langsung dengan mengambil kebijakan,” tukasnya.
Editor : Selfy














