Reporter : Fadli
LOMBOKTENGAH, Mattanews.co – Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho mengatakan, Sairah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan cara gantung diri dirumahnya. Kejadian tersebut diketahui usai warga menemukannya pada pukul 07.00 WITA.
Kapolres menuturkan, saudara kandung korban atas nama Jumrah 55 tahun, sempat berbicara degan korban. “Nah sekitar pukul 07.30 wita, saudara iparnya atas nama Suriati, masuk ke dalam rumah untuk menawarkan Kopi. Namun alangkah kagetnya dia karena menemukan Korban sudah dalam posisi tergantung di dalam rumahnya,”ungkapnya.
Korban lanjut Kapolres, ditemukan Suriati tergantung menggunakan Selendang berwarna Biru pada sebidang kayu atap Rumah milik Korban.
Setelah mengetahui Korban dalam keadaan tergantung, Suriati kemudian memanggil Suaminya Jumrah. Melihat kejadian tersebut, seketika itu juga Jumrah memotong Selendang Biru yang diduga digunakan korban untuk gantung diri dan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Dari keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga, korban tidak memiliki riwayat Penyakit, akan tetapi dari keterangan Jumrah yang juga sebagai saksi, korban terlilit hutang dan diduga korban nekat menggantung diri karna terbebani hutang yang tidak bisa di bayar.
“Sebelum menggantung diri, korban sempat berbicara kapada saudaranya itu, bahwa hendak ke Malaysia menjadi TKW degan alasan agar bisa mengganti hutang, sehingga tanggapan Keluarga kuat dugaan Korban menggatung diri krn terbebani atau Depresi oleh hutang tersebut,” jelas Kapolres.
Dari Hasil Rapat Keluarga, seluruh keluarga bersepakat tidak melakukan outopsi dan dikuatkan dengan Surat penolakan otopsi dan keluarga menyadari kejadian ini sebagai musibah dan Korban akan di makamkan di pemakaman Dusun Endut Tojang desa Lantan Kecamatan BKU.
Editor : Chitet














