Reporter:Yulie Afriyani
PALEMBANG, Mattanews.co-
Sejak 1 hingga 23 Januari 2019 kemarin, 639 penerbangan yang dicancel (dibatalkan), . Pasalnya, karena kenaikan harga tiket pesawat yang berdampak pada penurunan jumlah penumpang tersebut.
General Manager Angkasa Pura 2 Fahrozi,menuturkan untuk perbandingan jumlah penumpang sebagai contoh pada hingga 24 Januari 2018 jumlah penumpang 11.900 orang. Namun hingga 24 Januari 2019 jumlah penumpang 10.628 orang, atau terjadi penurunan penumpang sekitar 10,69 persen.
” Untuk perbangan jumlah penumpang hingga 23 Januari pada 2018 berjumlah 11.337 orang, sedangkan hingga 23 Januari 2019 jumlah penumpang 10.100 orang. Jadi perbedaan penurunan jumlah penumpang tahun 2018 dan 2019 di bulan Januari tidak jauh berbeda disetiap tanggalnya,” katanya saat diwawancarai diruangnya. Jum’at (25/1).
Fahrozi mengungkapkan,
Penerbangann dicancel dari tanggal 1-23 Januari 2019 berjumlah 639 penerbangan. Sedangkan tahun lalu Cancel penerbangan pesawat 286 penerbangan. Yang paling banyak dicancel adalah Airlines Garuda.
Disisi lain, Pembatalan tersebut, meliputi penerbangan dari Palembang dan ke Palembang. Diantaranya dari Palembang ke Jakarta , Palembang ke Jambi, Tanjung Karang ke Palembang, Yogyakarta ke Palembang, Pekan Baru ke Palembang, Lubuklinggau ke Palembang, Jambi ke Palembang dan Batam ke Palembang, begitulah pula sebaliknya.
” Untuk pembatalan penerbangan, itu kita diberitahu surat pembatalannya dua hari atau sehari sebelum operasional. Misalnya Airlines Garuda jam 07.00 WIB, dan jam 08.00 WIB, tidak ada penumpangnya,” ujarnya
Untuk itu, Karena tidak ada penumpang, maka dicancel jam 09.00 WIB. Airlines yang memberitahu dengan surat. Pemberitahuan pembatalan bisa dua hari atau sehari sebelum rencana operasional.
” Karena terkait slot jam terbang Airline harus menginformasikan secepatnya, karena itu harus diinformasikan juga ke Airnav terkait parkir pesawat,” ulasnya
Lanjut Fahrozi menjelaskan,tahun 2018, jumlah penumpang pada Januari mulai ramai karena ada even Asian Games.Maskapai di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II ada 11 diantaranya , Garuda, Lion, Batik, Nam Air, Sriwijaya Air, dan Wings Air.
“Daya tampung Bandara ini 3,4 juta pertahun. Namun pada 2018 berjumlah 5.440.295 penumpang. Sedangkan pada 2017 berjumlah 4.835.893 orang,” tandasnya.
Editor:Bang YF














