NUSANTARA

Dirjen Bimas Katholik Kemenag RI Kunjungi SMAK Aweidabi

×

Dirjen Bimas Katholik Kemenag RI Kunjungi SMAK Aweidabi

Sebarkan artikel ini

Reporter: Mateus Tekege

DEIYAIPAPUA, Mattanews.co – Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI), Yohanes Bayu Samodro,S.Pd, M.Pd mengunjungi Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Aweidabi Deiyai.

Kunjungan tersebut adalah kado tersendiri, karena tak terencana. Kedatangan itu adalah satu penghargaan besar bagi keluarga besar SMAK Aweidabi Deiyai. Hari Jumat, (30/10/2020), Deiyai Papua.

Para siswa, guru, karyawan dan ketua Yayasan Aweidabi serta Ketua Komite sekolah menyambut kedatangan rombongan dengan kemeriahan upacara tarian adat “Koteka-Moge”.

Dalam pertemuan singkat yang berlangsung pada ruang guru SMAK Aweidabi, sambil menyerahkan Dokumen Proposal Penegerian SMAK Aweidabi Deiyai.

Ketua Yayasan Aweidabi Deiyai, Michael Tekege mengatakan, pihaknya sangat mengharapkan status sekolah menjadi negeri. Karena dalam mengembangkan mutu Pendidikan ini tentu dengan kerja keras, serta dukungan dari Yayasan yang kokoh pula.

“Untuk menjawab kebutuhan ini kami mengharapkan Bapak sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah Indonesia. Dalam hal ini Kementerian Agama untuk dengan serius agar dapat memperhatikannya,” ungkapnya.

SMAK Aweidabi Membutuhkan Laboratorium

Sementara, Kepala Sekolah SMAK Aweidabi Deiyai, Anton Badii, M. Pd, menambahkan beberapa hal menjadi kebutuhan utama seperti Asrama putra dan putri.

Ini menjadi fokus utama pihaknya, karena banyak siswa yang dari jauh tidak bisa melanjutkan Pendidikan ke SMAK. Sebab penyediaan tempat tinggal untuk siswa dalam hal ini asrama permanen

Selain itu kata Kepsek Badii, pihaknya masih membutuhkan ruang belajar, sebab pembagian jurusan IPS dan IPA sudah, namun masih kewalahan dengan ruang belajar.

“Kami juga masih membutuhkan ruang kepala sekolah sebab selama ini tidak ada ruang tersendiri bagi kepala sekolah,” jelasnya.

Selain itu, mereka sangat membutuhan laboratorium juga sebagai tempat berlatih para siswa.

“Laboratoium yang kami butuhkan adalah laboratorium IPA, laboratorium computer yang lengkap dengan sarana atau peralatan,” katanya.

Proses Penegerian SMAK dan SMTK Akan Teralisasi

Berbagai permintaan tersebut mendapat tanggapan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua (Kakanwil Kemenag Prov.Papua) Amsal Yowei.

Ia mengatakan, pihaknya sedang berupaya mewujudkan keluhan dan kebutuhan sekolah- sekolah binaannya.

Ada empat SMAK dan empat SMTK asal Papua, yang sedang mereka mengusulkan proses penegerian melalui Program Aku Cinta Papua.

“Hal itu akan teralisasi pada tahun 2021, dan salah satu sekolah yang sudah tahap pengajuan dan proses penegerian adalah SMAK Aweidabi Deiyai,” ungkapnya.

Sementara Dirjen Bimas Katolik, Yohanes Bayu Samodro menanggapi semua keluhan maupun kebutuhan dari sekolah, kepala kantor kemenag kabupaten maupun Kakanwil Papua, akan terjawab sesuai keadaan dan kesanggupan dari kementerian maupun direktorat.

“Tugas bapak dan ibu sekalian adalah menyiapkan dokumen proposal secara tertulis dan selalu meminta pertolongan dan bantuan dari Tuhan,” ujar Bayu.

Kehadiran Dirjen Bimas di Wisuda STK Touye Papa

Kunjungan dan pertemuan ini, juga hadir Pastor Marten E. Kuayo,Pr (Uskup Administrator Kuskupan Timika). Bapak Haryono (Kasubdit Menengah Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI), Bapak Ferdi Lawa (Pengawas Pendidikan Katolik Kantor Wilayah Kemenag Prov.Papua) serta Para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Meepago.

Dalam keterangan wakil Kepala Sekolah Agustian Tatogo mengatakan dalam waktu yang sangat singkat dan sangat padat, pihaknya mencuri waktu pagi hari sebelum memulai kegiatan STK Touye Papa.

Kedatangan Bapak Dirjen ke Deiyai dengan agenda menyaksikan langsung wisuda sarjana STK Touye Papa.

Namun demikian, SMAK Aweidabi Deiyai juga merindukan kunjungan ke sekolah sebab STK dan SMAK Aweidabi Deiyai yang berada di bawah bimbingan beliau.

“Oleh karena itu, kami pihak SMAK mengusulkan untuk mengunjungi SMAK Aweidabi. Dan beliau menerima usulan kami,” tandasnya.

Editor: Fly