BERITA TERKINI

SMPN 1 Prabumulih Peringati Hari Pahlawan

×

SMPN 1 Prabumulih Peringati Hari Pahlawan

Sebarkan artikel ini

Reporter: Ep

PRABUMULIH, Mattanews.co – SMPN 1 Prabumulih tanamkan jiwa patriotisme para siswa di sekolah, dengan memperingati peristiwa 10 November, yang dijadikan sebagai hari Pahlawan. Beberapa siswa yang merupakan pengurus organisasi datangke sekolah untuk mengikuti upacara peringatan hari Pahlawan.

Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Riantini SPd MM mengatakan, bahwa semangat para pejuang yang berhasil merebutkan kemerdekaan Indonesia, merupakan sikap yang bisa menjadi teladan dari para pahlawan.

“Para pahlawan tidak hanya mencucurkan keringat, tetapi juga dengan segenap jiwa mereka untuk kemerdekaan Indonesia. Namun mereka tetap teguh berjuang membela negara dan mempertahankan prinsip mereka,” jelasnya.

Bahkan, jelas Rianti, tiga orang siswa Abbas Husein, Kirania Aliyah dan Syafira dari SMPN 1, berhasil menjadi pahlawan. Karena bisa menjadi juara 1 dalam lomba cerdas cermat Kejaksaan Negeri Prabumulih atas pendampingan Sulastri Eli Arlita, SPd MSi dan Elly Jumyati, SPd MPd.

“Tentunya yaitu sikap pantang menyerah, tahan uji, bersatu, rela berkorban, dan semangat nasionalisme dengan cinta tanah air Indonesia,” ungkapnya.

“Sikap-sikap para pahlawan itu harus kembali kita tanamkan pada diri kita termasuk pada diri anak-anak sejak dini,” jelas wanita yang baru saja dilantik sebagai Ketua Kwartir Ranting gerakan Pramuka Kecamatan Prabumulih Utara ini.

Berperang di Masa Kini Tak Lagi Angkat Senjata

Wanita yang pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah SMPN 2 Prabumulih ini, mengatakan bahwa saat ini para siswa tidak lagi mengangkat senjata untuk berperang. Namun sebagai pahlawan masa kini, para pelajar cukup membawa nama baik sekolah, dan meningkatkan prestasi. Baik di bidang akademik maupun non akademik.

“Kita sebagai generasi muda, harus tangguh seperti Pahlawan kita, yang tangguh untuk menggapai cita cita mereka,” jelasnya.

“Begitu juga kita yang harus memetik nilai-nilai kepahlawanan, dan jiwa nasionalisme sebagai pelajar. Hal ini kita tanamkan para diri siswa sejak dini,” sambungnya.

Ibu dua anak ini mengatakan, di masa pandemi seperti saat ini, semua orang adalah pahlawan. Yang sama-sama berjuang melawan virus corona, terutama para guru dan siswa yang sama sama berjuang. Tetap harus melaksanaan kegiatan belajar mengajar tanpa bertemu muka.

“Dan hal ini juga merupakan pejuang, yang harus memiliki jiwa pantang menyerah. Tanpa bosan demi menggapai masa depan lebih baik,” tandasnya.

Editor: Fly