BERITA TERKINI

Jelang MotoGP 2021, Pemprov Jabar Jalin Kerjasama dengan Pemprov NTB

×

Jelang MotoGP 2021, Pemprov Jabar Jalin Kerjasama dengan Pemprov NTB

Sebarkan artikel ini

Reporter : Gian

MATARAM, Mattanews.co – Gubernur Jawa Barat (Jabar) tandatangani kerja sama Momerandum of Understanding (MoU) bersama Zulkieflimansyah Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menjalin kerja sama di sejumlah sektor. Mulai dari ekonomi kreatif, pariwisata, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perdagangan, hingga pendidikan, di Gedung Graha Bakti Praja, Kota Mataram, Kamis (17/12/2020).

Kerja sama tersebut dalam rangka mengoptimalkan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki masing-masing daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kesepakatan bersama itu dilakukan dalam jangka waktu 2020-2023. Hal tersebut di Informasikan oleh Kepala Biro Humas Jabar Keprotokolan
Setda Provinsi Jabar Hermansyah Jumat (18/12/2020) melalui pengumuman rilisnya.

“Hubungan Jabar dan NTB itu sangat erat, dan momentum MotoGP 2021 yang akan diselenggarakan di Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah itu bukan hanya kebanggaan NTB saja, tapi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia, maka hukumnya wajib semua yang mencintai keberhasilan itu mendukung provinsi NTB,” kata Kang Emil sapaan Ridwan Kamil.

Kang Emil juga mengatakan, Provinsi Jabar dan NTB memiliki kedekatan yang sudah berlangsung lama. Menurut ia, Gubernur NTB pada 1968-1979, Alm. Wasita Kusumah, merupakan warga Tasikmalaya.

“Kita pahami pembangunan di Indonesia tidak perlu dikotak-kotakan, istilahnya kurangi kata kompetisi perbanyak untuk berkolaborasi karena kita sama-sama NKRI. Itu nasihat yang selalu saya bawa karena kemuliaan jabatan kita ada dalam kebermanfaatan, ”ucapnya.

Kang Emil menuturkan, pihaknya akan mengembangkan ekonomi kreatif (ekraf) di NTB. Nantinya, pengrajin produk Jabar dan NTB bakal dipasarkan saat MotoGP Mandalika berlangsung dan menjadi daya tarik, wisatawan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Selain itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jabar akan ikut mengambil potensi-potensi pariwisata di NTB. Dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jabar, PT Jaswita dan bank bjb, pun akan dilibatkan untuk memetakan pembiayaan dan memanfaatkan teknologi.

Sedangkan PT Agro Jabar berencana menjalin kerja sama di bidang peternakan, perdagingan, dan budidaya kelautan dengan BUMD NTB.

“Mudah-mudahan setelah ada alih teknologi dari Jabar dan NTB, kita bisa mentransfer ilmu sehingga pada saat kebangkitan pariwisata NTB sistem ekologi dari aktivitasnya sudah terbentuk. Itulah kebanggaan kita dalam berkolaborasi, ”kata Kang Emil.

Sementara itu, Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul mengatakan bahwa dirinya mendapatkan banyak masukan dari Kang Emil untuk meningkatkan sektor ekraf dan UMKM di NTB menjelang MotoGP Mandalika.

“Oleh karena itu, UMKM kita tidak ingin nanti penonton jadi penonton, kita ingin produk kerajinan yang kreatif perlu mempelajari. Untuk belajar seperti teknologi seni dan desain, untuk hal tersebut itu bukan sebentar. Oleh karena itu, kita mengambil cara tercepat dengan meminta tolong Gubernur Jabar untuk melatih UMKM dan anak-anak muda NTB, ”kata Bang Zul.

“Sehingga mampu membuat cenderamata oleh-oleh yang membuat kualitasnya bagus dan harganya terjangkau dan laku untuk menyemarakkan MotoGP 2021,” tambahnya.

Bang Zul berharap kerja sama dan kolaborasi antara Jabar-NTB dapat menghasilkan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Apalagi di Jabar ternyata sudah ada komite (Kreasi Jabar) sendiri untuk masalah kreativitas, sehingga kerja samanya dan ruangnya pun terbuka pada banyak hal yang lain termasuk perdagangan, ekonomi di sektor pariwisata,” ucapnya.

Selain itu, Bang Zul berharap kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk meningkatkan kolaborasi Jabar-NTB.

“Kalau ada koneksi Jabar-NTB dengan tarif datar di sektor transportasi saya kira banyak warga Jabar yang akan berkunjung waktunya di NTB,” katanya.

“Begitu juga sebaliknya, orang NTB ke Jabar. Kita sangat senang soalnya pasar yang sangat terbuka ekonomi kita tidak akan tergantung kepada warga luar tapi memaksimalkan kunjungan warga lokal,” imbuhnya.

Editor : Chitet