Reporter : Arie
MUARA ENIM, Mattanews.co – Usai dua bulan lalu perbaikannya rampung, posisi Jembatan Gunung Megang Luar Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan (Sumsel) ini sudah miring.
Kondisi ini terjadi karena salah satu tali seling penahan jembatan tersebut putus.
Bahkan kondisi ini diperparah dengan terjatuhnya empat orang warga Desa Gunung Megang yang sedang melintas di jembatan tersebut.
Empat ekor hewan ternak sapi milik warga juga, ikut terjatuh ke aliran sungai.
Para warga yang terjatuh langsung mengalami luka ringan, meskipun mereka tidak sampai tercebur ke dalam sungai.
Dari informasi yang diperoleh, jembatan gantung tersebut baru dua bulan selesai direhab dengan nilai HPS paket sebesar Rp. 499 Juta, yang berasal dari APBD 2020.
Perbaikan jembatan tersebut sebelumnya dikerjakan oleh CV. Berkah Raja, yang beralamat Jalan Ade Irma Suryani Kelurahan Muara Enim.

Anggota BPD Bagian Pembangunan Desa Gunung Megang Luar Muhamad Ansori mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Kamis (24/12/20) pagi.
Akibat kerusakan tersebut, warga sekitar tidak bisa menggunakan infrastruktur penyampung jalan yang membelah Sungai Lematang Enim.
“Awalnya sudah kami bilang kepada kontraktor atau yang bekerja di lapangan, agar tali seling jembatan gantung yang sudah lama (berkarat) untuk diganti. Tapi tidak ditanggapi, ” katanya, Jumat (25/12/2020).
Padahal menurutnya, tali seling tersebut sudah 17 tahun dan sudah terdapat yang putus dan berserabut, namun tetap di gunakan kembali,” ucapnya.
Pihaknya sangat menyayangkan proyek rehab jembatan yang menelan anggaran ratusan juta tersebut, hanya memperbaiki di eberapa bagian saja.
“Rehab jembatan gantung tersebut hanya beberapa bagian saja, salah satu contoh untuk plat jembatan, bukan plat kembang. Namun plat mobil dan tipis yang di pakai, dan untuk tali seling malah yang lama masih dipakai,” ungkapnya.
‘Dia sebagai anggota BPD Desa Gunung Megang Luar dan warga setempat, sangat kecewa atas pekerjaan tersebut.

Dirinya sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim,untuk dapat menambah penopang atau tiang penyangga di pinggiran sungai di tengah jembatan.
Agar jembatan gantung tersebut tidak terlalu jauh atau panjang tiang penyangganya.
“Saya berharap agar jembatan Gantung tersebut dapat segera diperbaiki. Supaya warga sekitar bisa beraktivitas seperti biasanya,” ujarnya.
Dia mengatakan, jembatan gantung tersebut, merupakan askses jalan satu – satunya untuk penopang kebutuhan masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian.
Editor : Nefri















