Ambil Momentum Sumpah Pemuda, Kopi Merah Sabe dan Karang Taruna Kota Pagar Alam Gelar Lomba Jarica

MATTANEWS.CO, PAGAR ALAM – Wali Kota Pagar Alam Alpian Maskoni menerima audiensi perwakilan Panitia pelaksana kegiatan Lomba Jelajah Alam Rimba Candi (Jarica) Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel) di ruang kerja Wali Kota Pagar Alam, Kamis (07/10/2021).

Keduanya membahas agenda yang akan diadakan sebagai momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda. Rencananya, Lomba Jarica tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 29-31Oktober 2021 dan memperebutkan Tropi Bergilir Wali Kota Pagar Alam.

Bacaan Lainnya

Pada audensi tersebut, dihadiri langsung perwakilan dari struktur kepanitiaan Jarica, yang kali ini mengusung nama organisasi Komunitas Pecinta Megalitik Sejarah Seni Adat Besemah (KOPI MERAH SABE) bekerjasama dengan Karang Taruna Kota Pagar Alam.

Hadir sebagai Ketua Pelaksana Baron, Manda sebagai Bendahara dan Frans Wicaksono selaku Penasehat.

Alpian Maskoni mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi atas ide dari lomba tersebut dalam rangka menyambut hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tahun pada 28 Oktober.

“Atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam, saya mengucapkan terima kasih kepada pihak panitia Lomba Jarica, karena melalui lomba tersebut bisa menjadi ajang promosi bagi Kota Pagar Alam yang merupakan Kota Tujuan Wisata di Sumsel, berhawa sejuk yang terletak di kaki Gunung Dempo 3159 Mdpl. Semoga sukses dan berjalan lancar,” ucapnya.

Sementara, Ketua Pelaksana Jarica Baron mengatakan, kegiatan tersebut pada awalnya direncanakan dengan target peserta dari Kelompok Pecinta Alam ( KPA), Pecinta Alam (PA), Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dan Pramuka di wilayah Sumatera Selatan ( Sumsel), akan tetapi berkembang mencakup wilayah Sumatera Bagian Selatan ( Sumbagsel) dan peserta dari Bandung direncanakan akan mengikuti lomba tersebut.

“Sampai sekarang peserta yang sudah mendaftar yaitu dari Lampung, Bengkulu, Kepahiang, Palembang, Prabumulih, Muara Enim, Lahat dan dari Kota Pagar Alam sendiri. Untuk peserta dari Bandung kami masih menunggu konfirmasi,” ungkapnya.

Lanjutnya, target jumlah peserta Jarica terbatas cukup 50 regu/grup saja dengan jumlah personel minimal 3 orang dan maksimal 5 orang dengan ketentuan 3 personil pengikut lomba dan 2 personil lainnya bertindak sebagai official dalam satu grup.

” Kami pilih momen Sumpah pemuda dengan maksud selain ajang mempromosikan Pagar Alam sebagai Destinasi Wisata (Beauty of South Sumatera), ajang promosi kopi Robusta Pagar Alam dan juga kami tantang penikmat uji adrenalin untuk menaklukkan jalur ekstrim Jarica yang khusus kami buat dengan waktu tempuh 4 sampai 5 jam perjalanan,” jelasnya.

Ia menegaskan, Even tersebut akan memperebukan Tropi Bergilir Wali Kota Pagar Alam dan akan diadakan tiap tahun dengan kuota serta cakupan wilayah peserta akan ditingkatkan sampai Nasional.

Sambungnya lagi, tujuan lain dari even Jarica adalah untuk mempromosikan dan mengeksplor potensi Desa Rimba Candi, untuk bisa menjadi Desa Wisata dengan ikon tumpukan batu yang dipercaya serta diyakini merupakan pintu gerbang peninggalan Kerajaan Sriwijaya.

Keindahan alamnya sangat menawan dengan Sunrise dan Sunset serta juga memiliki banyak air terjun yang sudah dan belum tereksplor.

“Even Jarica merupakan langkah awal kami dalam memulai semua rencana kami untuk mengangkat potensi besar Desa Rimba Candi dari tingkat Nasional sampai Internasional. Dengan harapan semoga di Ridoi Yang Kuasa Aamiin,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait