MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Empat hal prioritas akan dijalankan Bakal Calon Presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan ketika maju dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Pertama adalah soal pangan, dimana tata kelola dan niaga yang tidak baik terjadi saat ini. Banyak keluhan terhadap tingginya harga Sembako, namun petani tidak sejahtera.
“Jika tata kelolanya baik, ketika harga sembako mahal maka petani seharusnya sejahtera. Tapi, itu tidak terjadi. Masih banyak petani yang tidak mampu. Mereka harus mencari utangan untuk memgelola lahannya dan saat panen dipakai untuk membayar utang,” ujar Anies di DPW Partai NasDem Sumsel, Minggu (10/9).
Ia menyebut, Indonesia merupakan negeri kaya raya ketika era kolonialisme. Namun, masyarakatnya tidak dapat apa-apa dari kekayaan alamnya, sementara penjajahnya, Belanda menjadi negara maju.
“Terjadi ketimpangan saat itu, maka Republik ini memutuskan untuk merdeka dan mengelola semuanya sendiri. Nah, kita seharusnya kita bertanggung jawab menjalankan amanat itu. Jangan menguntungkan sekelompok orang saja, tapi harus memberi manfaat seluruh masyarakat,” katanya.
Itulah kenapa dirinya memakai prinsip keadilan sebagai salah satu visi misinya. Kedua adalah pendidikan yang berkualitas untuk semua orang tanla terkecuali. Berikutnya soal kesehatan. Salah satunya memastikan pasokan gizi yang didapat ibu hamil tercukupi dan anak lahir dengan sehat.
“Investasi terbesar untuk bangsa ini adalah anak usia dini. Banyak diantara kita, tidak masuk ke wilayah ini karena dianggap tidak bisa dipakai untuk foto (kampanye politik) pada pemilu, karena mereka baru akan menentukan pilihan 20 tahun ke depan,” bebernya. Padahal, pemikiran seperti itu sangat dibutuhkan agar Indonesia bisa lebih baik ke depan.
“NasDem bicara restorasi Indonesia, bicara ke depan,” tambahnya.
Terakhir, soal penciptaan lapangan kerja. Ia menyebut, usaha mikro menjadi penopang pertumbuhan ekonomi. “Meski investasi penting, tapi usaha mikro juga harus didukung,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Ia menambahkan, pemimpin yang baik tidak hanya bicara soal pekerjaannya selama 5 tahun ke depan, tapi bagaimana bicara menjadikan bangsa menjadi kuat, maju dan sehat. “Menjadikan manusia Indonesia berkualitas adalah tugas kita yang utama. Terbesar bangsa ini bukan dari batubara, timah, gas atau yang lain, tapi manusia Indonesia itu sendiri,” jelasnya.
Maka, pangan, pendidikan, kesehatan dan penciptaan lapangan kerja harus dijalankan dengan spirit keadilan. “Jika ini dilakukan, maka pelan-pelan ketimpangan yang terjadi akan menurun,” tukasnya.
Ketua DPW NasDem Sumsel Herman Deru mengatakan, DPW NasDem Sumsel sempat was-was siapa calon wakil presiden yang akan mendampingi Anies Baswedan. “Tapi, setelah diumumkan dan deklarasi, Insya Allah Cak Imin bukan pasangan yanh salah. Karena tentunya penetapan nama beliau sudah diteropong dan dianalisa dengan baik,” ujarnya.
Deru menambahkan, kedatangan Anies di Sumsel sudah ditunggu masyarakat dan kader Nasdem. Dirinya berharap Anies memberi arahan kepada kader yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif. Deru menilai, Anies sudah pernah menghadapi masa sulit ketika maju di DKI Jakarta. Berbagai isu miring menerpanya.
“Ditambah lagi surveinya selalu nomor tiga saat itu, tapi karena pertolongan Allah beliau bisa menjadi Gubernur. Ke depan menuju Pemilu nanti, beliau juga akan menghadapi masa sulit. Tapi, dengan doa dan spirit para kader Nasdem Sumsel, kami siap mewakafkan diri untuk memperjuangan Anies – Cak Imin menggapai kepemimpinan nasional,” tukasnya.















