Arisan Tidak Dibayar, Ibu-Ibu di Muba Lakukan Penjarahan

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Melati Suci Murni (26) warga Desa Sungai Lilin Jaya, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin didampingi Penasehat Hukum (PH) nya, M Aminuddin melaporkan EV ke Polda Sumsel, lantaran melakukan perampasan dan penjarahan di Desa Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, hingga mengalami kerugian sebesar Rp 200 juta, Rabu (21/9/2022).

Kejadian berawal ketika korban menyatakan pertanggung jawaban atas pengantian uang arisan online yang diikuti sekitar 200 peserta. Namun, sangat disayangkan, ulah pelaku EV diduga memprovokasi melakukan penjarahan dan pencurian di dua tempat usaha korban pada Senin (19/9/2022) jam 13.29 WIB.

“Klien kami ini membuka arisan online dan berjanji akan bertanggung jawab mengembalikan uang peserta. Bahkan, klien kami telah menyiarkan melalui media sosial untuk segera menghubungi PH, baik telphone maupun datang langsung ke kantor,” jelas PH korban, M Aminuddin, saat diwawancarai sejumlah wartawan.

M Aminuddin menjabarkan, pelaku EV ini merampas mobil jenis Hyundai nopol BG 2228 LJ warna hitam milik kliennya.

“Bermula dari pelaku EV merampas mobil klien kami, kebetulan klien kami sedang berada di Palembang. Selain mobil, peserta lain menjarah isi rumah, dua toko miliki klien kami,baik toko pakaian secand (BJ_red) maupun Aksesoris boneka hingga menyebabkan kerugian sebesar Rp 200 juta,” bebernya.

M Aminuddin berharap agar pihak kepolisian, Polda Sumsel dapat segera menindaklanjuti laporan kliennya.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi membenarkan adanya pengaduan korban.

“Laporannya telah kami terima dan kini masih dalam tindak lanjut penyidik,” terangnya.

Bacaan Lainnya
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait