HUKUM & KRIMINAL

Ayah Kejam!!.. Anak Berusia 2,5 Tahun Dibanting dan Digantung Atas Plafon

×

Ayah Kejam!!.. Anak Berusia 2,5 Tahun Dibanting dan Digantung Atas Plafon

Sebarkan artikel ini

* Isteri Kabur dari Rumah, Anak Jadi Pelampiasan 

Reporter : Selfy

PALEMBANG, Mattanews.co – Hati orang tua mana yang tidak kesal saat melihat aksi kejam seorang ayah yang tega membanting buah hatinya, yang masih berusia 2,5 tahun. Terlebih lagi, nyaris membunuhnya dengan mengantung AZ (2,5) menggunakan kain panjang di atas plafon rumah, untuk membujuk sang isteri, Feb (23), agar pulang ke rumah, di Jalan Halim Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarame, Jumat (18/9/2020) pagi. Akibatnya, Helios Juliantara (24) harus mencicipi lantai sel tahanan Polrestabes Palembang, Kamis (1/10/2020).

Penangkapan tersangka berawal saat viralnya rekaman vidio yang menyebar di beberapa media sosial, tentang ancaman tersangka untuk sang isteri, Feb, yang meninggalkan rumah, setelah terjadi perdebatan karena handphone rusak.

“Alhamdullilah, anggota Reskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes pimpinan Ipda Fifin, berhasil mengungkap dan menangkap tersangka, penyiksaan anak dibawah umur, diperkuat dengan buku nikah, pisau dan kain panjang yang digunakan untuk mengantung korban AZ,” jelas Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kasat Reskrim, AKBP Nuryono dan Kasubnit PPA, Ipda Fifin, saat gelar press release.

Diungkapkan Nuryono, awalnya antara tersangka dan isterinya, Feb terlibat pertengkaran karena handphone. Lalu, tersangka memukul isterinya dengan tangan kosong. Feb, yang tidak terima, meninggalkan rumah dan memilih tinggal bersama orang tuanya.

“Menurut pengakuannya, vidio itu dibuat untuk mengancam isterinya agar pulang ke rumah. Namun, malah justru menimbulkan gejolak dan viral. Beruntung, anggota kami cekatan, berhasil menyelidiki keberadaan tersangka dan menangkapnya. Kini tersangka masih dalam pemeriksaan intensif penyidik PPA Polrestabes Palembang,” tegasnya.

Ketika diwawancarai, tersangka mengaku kesal dengan isterinya yang sudah merusak handphone, hingga harus mengeluarkan uang lebih besar.

“Memang saya sempat bertengkar dan memukulnya dengan tangan kosong pada Jumat pagi. Menjelang sore, keributan berlanjut karena biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan handphone lebih besar dan Feb memutuskan pergi ke rumah tetangga. Setelah saya tunggu, dia tidak pulang-pulang, saya mendapat kabar dia berada di rumah mertua saya,” jelasnya.

Dengan mengancam akan bunuh diri, tersangka menggunakan AZ untuk pelampiasan amarah, bahkan direkam dan dikirimkan ke Massanger FB Feb.

“Saya rekam adegan itu menggunakan handphone tetangga yang saya pinjam. Adegan itu, tidak saya lakukan sebenarnya, tapi saya pegangi,” elak tersangka.

Ketika disinggung melakukan penyiksaan, yang menyebabkan kedua kaki anak tirinya patah, tersangka mengaku kesal.

“Itu bukan anak kandung saya, tapi anak bawaan isteri saya terdahulu. Waktu itu saya kesal,” singkatnya.

Editor : Selfy