BERITA TERKINI

Bahas Covid-19 dan Wabah PMK, Bupati Tulungagung Prioritaskan Pencegahan dan Penanganan

×

Bahas Covid-19 dan Wabah PMK, Bupati Tulungagung Prioritaskan Pencegahan dan Penanganan

Sebarkan artikel ini
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., saat memimpin rapat koordinasi di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jum'at (29/7) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Bupati Drs. Maryoto Birowo, M.M., menekankan dua hal prioritas yang merupakan atensi dari Pemerintah kabupaten Tulungagung yaitu dalam melakukan pencegahan dan penanganan terhadap Covid-19 maupun wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Orang Nomor 1 Kabupaten Tulungagung mengatakan kedua hal tersebut merupakan tugas pokok yang harus dituntaskan sehingga memberikan rasa aman, nyaman kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Maryoto usai melakukan rapat koordinasi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan bertempat di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jum’at (29/7/2022) Siang.

“Ada dua tugas pokok segera dituntaskan pertama Covid-19, dan kedua wabah PMK pada hewan ternak,” ucap Bupati Maryoto didampingi Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., dihadapan awak media.

Maryoto menambahkan dalam sepekan terakhir ini pandemi Covid-19 di Kabupaten Tulungagung mengalami kenaikan, meskipun tidak terlalu signifikan.

Dulu Covid-19 melandai, namun demikian akhir-akhir ini terjadi penambahan. Mungkin dari saudara-saudara semuanya yang menunaikan ibadah haji.

“Dari data sepekan terakhir menjadi 2, sampai 4 kasus terkonfirmasi, biasanya tidak pernah paling hanya 1,0,0, 2,0,0, dan sekarang sudah 8 kemarin,” tambahnya.

“Padahal sesuai dari surat edaran dari pemerintah bagi yang melaksanakan ibadah haji harus melakukan karantina selama tujuh hari, setelah itu diperbolehkan melakukan silaturahmi,” imbuhnya.

“Kenyataan ada beberapa penambahan dari itu, tidak apa-apa,” kata Maryoto menambahkan.

Lebih lanjut Maryoto mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi dan disiplin protokoler kesehatan wabah pandemi Covid-19 masih ada.

“Tetap patuhi dari anjuran pemerintah dengan disiplin 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” harapnya.

Adapun prioritas kedua, Maryoto memaparkan dalam pencegahan dan penanganan wabah PMK pada hewan ternak di Kabupaten Tulungagung sudah mengalami penurunan.

Sinergitas dan kolaborasi bersama TNI-Polri melakukan gerakan vaksin secara masif di 18 Kecamatan yang ada di Tulungagung.

“Ini penting sekali gerakan vaksin pada hewan ternak khususnya sapi (Lembu.red) sehingga terjadi penurunan,” paparnya.

“Hal ini terlihat dari penyebaran yang baru semakin menurun, sedangkan produksi susu mulai naik sedikit demi sedikit kisaran angka 5-10 persen,” sambungnya.

“Terus menurun, dan sapi sudah mulai banyak yang sehat maupun sembuh. Sedangkan kompensasi untuk peternak masih didata yang benar selanjutnya baru kita ajukan,” pungkasnya.

Pantauan media ini rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung Bupati Tulungagung Maryoto Birowo didampingi Wakil Bupati Gatut Sunu Wibowo bersama jajaran Forkopimda hadir Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, Kasdim 0807 Tulungagung Mayor Inf. Muji Wahono, Plt Kejaksaan Negeri Tulungagung diwakili Kasi Intelijen Agung Tri Raditya, Sekretaris Daerah Tulungagung Sukaji, Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait serta 19 Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan setempat.