BERITA TERKINI

Bakal Ada Bangunan Mirip Piramida Mesir di Tulungagung?

×

Bakal Ada Bangunan Mirip Piramida Mesir di Tulungagung?

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kabupaten Tulungagung Jawa Timur bakal ada bangunan ikonik yang mirip dengan Piramida Mesir.

Itu tak lepas dari sebuah konsep bangunan untuk pusat kebugaran yang didirikan oleh Reverse Aging & Homeostasis (Raho) Club di Tulungagung.

“Bangunan kami nanti itu sangat ikonik sekali karena konstruksinya mirip Piramida Mesir,” jelas Ketua Raho Club, Kan Eddy saat pres conference di lokasi pembangunan (Depan kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung), Senin (2/10/2023).

Eddy mengatakan Raho Club ini memiliki visi menjadi komunitas yang dapat mendorong anggota untuk memiliki pola hidup sehat dan berkualitas.

Adapun misi, sambung dia, melakukan kegiatan-kegiatan untuk anggota untuk menjalani pola hidup sehat dan peningkatan kualitas hidup.

“Kami pilih Tulungagung, sebenarnya tidak lepas dari andil penasihat Raho Club yakni Pak Budi Setijahadi,” ucapnya.

“Kami di Surabaya memiliki kantor di Ruko North Junction Blok RC-8 Kawasan Citraland, Taman Puspa Raya,” imbuhnya.

Kan Eddy menambahkan pihaknya merencanakan mulai melakukan pembangunan Raho Club di Kabupaten Tulungagung saat momentum Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2023 mendatang.

Meskipun demikian, jelas dia, ia bersama pengurus Raho Club turut menyaksikan saat alat berat (buldozer) memasuki area pembangunan tersebut.

“Hari ini itu alat berat sudah berada di lokasi pembangunan untuk meratakan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Raho Club,” tambahnya.

“Tapi untuk gatheringnya sendiri kami akan lakukan 28 Oktober bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda,” imbuhnya sembari tersenyum itu.

Lebih lanjut Eddy menjelaskan saat ini Raho Club memiliki anggota 8.500 orang tersebar di seluruh Indonesia yang telah bergabung dan menjadi bagian untuk berbuat kebaikan dalam mewujudkan Indonesia Sehat.

“Tujuan dibangun pusat konsultasi serta rumah pelayanan ini disebutnya untuk memberikan layanan bagi masyarakat Indonesia, supaya tetap sehat tanpa memandang usia,” sambungnya.

Tempat sama, Ketua Pelaksana Raho Club, dr. Tirtahamidjaya Rahardja S.Pb, FinaCS., mengatakan untuk di Tulungagung nantinya, ia akan bertanggung jawab penuh terkait operasionalnya.

“Tentunya kami paham dengan undang-undang kesehatan dan tidak akan melanggar,” katanya.

Sedangkan, Penasihat Raho Club, Budi Setijahadi menuturkan pihaknya masih enggan menyampaikan estimasi biaya yang digunakan untuk pembangunan Raho Club tersebut.

Kendati demikian, kata Budi, ia memastikan biaya dalam pengerjaan pembangunan Raho Club tersebut kisaran miliaran rupiah.

“Ya, kisaran miliaran begitu sebab bangunan konstruksi sangat megah mirip Piramida Mesir,” akunya bangga.

“Mohon doa dan restu kepada masyarakat Tulungagung Raho Club ini yang memiliki tujuan mulia agar segera terealisasi sehingga turut menyehatkan Indonesia khususnya Kabupaten Tulungagung,” sambungnya.