MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Beredar viral di sosial media rekaman cctv aksi begal yang berboncengan tiga, bersenjata tajam membegal sepeda motor Honda Beat BG 3220 ADS, dikendarai Ahmad Korik, saat melintas di depan Toko Sendok Emas, Jalan Suka Bangun 2, Suka Jaya, Sukarami, Palembang, Sabtu (28/9/2024).
Peristiwa yang menimpa pasutri (pasangan suami isteri) itu terjadi saat melintas di lokasi kejadian, Jumat (27/9/2024) pukul 01.30 WIB.
“Kejadiannya sekitar pukul 01.33 WIB, saat kami usai berkunjung ke rumah keluarga. Saat perjalanan pulang, tiba-tiba saja ada motor pelaku disamping kami,” ungkapnya.
Seketika motor yang dikendarai korban, dipepet dari kanan dan ditendang dibagian belakang motor hingga motor terjatuh.
“Tiba-tiba dari samping ada yang tendang motor. Alhamdulillah kami tidak tersungkur, saat kami lihat meraka orang tiga, satu bawa motor matik dan dua yang dibonceng bawa pedang semua, langsung mendekati kami satu mengambil motor saya satu lagi mengancam dengan pedang,” ujarnya.
Korban menceritakan, saat itu situasi jalan sedang sepi. Ketika istri saya teriak-teriak, ada warga yang keluar mendekat dan ingin membantu kami.
“Istri saya teriak-teriak, saya sempat ingin mengejar, namun tidak sempat. Warga mulai berdatangan, ada juga satu anggota polisi yang kebenaran lewat, lalu ikut mengejar juga, namun kehilangan jejak,” tuturnya.
Pelaku ini berkisar umuran masih remaja, sekitaran anak SMA, menggunakan jaket dan topi.
“Mereka masih remaja semua, seperti masih sekolah SMA semua. Untuk pakaian pake jaket dan topi tetapi tidak memakai penutup wajah, ada satu wajah pelaku yang duduk dibelakang tidak asing bagi saya, sering lihat, tapi entah dimana,” jelasnya.
Atas kejadian ini, korban sudah membuat laporan di Polsek Sukarami dengan nomor LP yang teregistrasi STPL/412/10/2024/SPKT/POLSEK SUKARAMI POLRESTABES POLDA SUMSEL.
“Atas kejadian ini saya mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta, motor ini baru tiga tahun, kami sudah membuat laporan ke pihak Kepolisian, dengan harapan kedepannya dapat meningkatkan keamanan wilayah sini, agar masyarakat tenang dan aman, karena disini rawan kejahatan dan sudah sering terjadi,” tandasnya.














