Adsafelink | Shorten your link and earn money

Reporter : Robby

BLITAR, Mattanews.co – Sektor pariwisata di Kabupaten Blitar Jawa Timur (Jatim) sempat vakum saat pandemi covid-19 sejak Mei 2020 lalu.

Potensi wisata yang kaya dimiliki oleh Kabupaten Blitar, baik alam dan buatan.

Untuk membangkitkan geliat wisata di Kabupaten Blitar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar meminta Badan Promosi Pariwisata Daerah (Bapparda) Kabupaten Blitar, menyiapkan paket-paket wisata untuk pelajar dan umum.

Bupati Blitar Rijanto menilai, pariwisata di Kabupaten Blitar tumbuh pesat. Nmun banyak warga yang belum mengetahui potensi wisata di Kabupaten Blitar, bahkan justru lebih mengetahui wisata daerah lain.

“Anak-anak sekolah lebih senang berwisata di Pulau Dewata dan Jawa Tengah, dibandingkan rekreasi di daerah kita sendiri. Padahal potensi wisata di Kabupaten Blitar juga luar biasa,” ungkap Rijanto saat launching Ojo Lunggo Adoh Sakdurunge Kemput Blitar (Olas Kembar) untuk Umum di tatanan kehidupan baru, di Pantai Serang, Minggu (20/9/2020).

Untuk itu, Bapparda wajib bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Disparbudpora Kabupaten Blitar untuk mengajak siswa berwisata di Blitar ketimbang luar daerah.

“Ini sudah mulai menggeliat dengan paket-paket wisatanya, hasilnya cukup bagus untuk membangkitkan wisata di Kabupaten Blitar,” ungkapnya.

Meski demikian, program Bapparda yakni Olas Kembar ini sempat terkendala karenanya adanya pandemi covid-19 sejak Mei lalu.

Untuk itu, Rijanto meminta Baparda untuk bangkit dan menguraikan masalah untuk membangkitkan geliat wisata di Kabupaten Blitar.

“Bapparda wajib meningkatkan wisata Blitar lebih membaik,” katanya.

Paket Wisata Olas Kembar ini diikuti oleh para pelaku dan pegiat pariwisata Kabupaten Blitar.

Mulai dari unsur Bapparda, Blitar Tourism Community (BTC), Pengelola Destinasi, Biro Perjalanan Wisata, Guide, Kuliner hingga media influencer pariwisata Blitar.

Sementara itu, Ketua Bapparda Kabupaten Blitar Akhsin Al Fatta mengatakan, untuk teknis pelaksanaan Olas Kembar sendiri, pihaknya telah menyiapkan secara detail SOP protokol kesehatan bagi para wisatawan.

Seperti halnya wajib menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun, pembatasan jumlah rombongan wisatawan, hingga social distancing di dalam kendaraan.

“Secara teknis, kita sudah melakukan persiapan dengan mengumpulkan seluruh ketua stage holder,” ucapnya.

Mulai dari paguyuban kuliner Blitar, Paguyuban Destinasi, Ketua BPW, Ketua Guide mereka kita ajak untuk merumuskan paket New Olas Kembar Umum yang diluncurkan hari ini.

Secara regulasi, lanjutnya, pemerintah bersama dengan Bapparda dan juga dengan komponen-komponen lainnya turun lapangan.

Terutama untuk mengverifikasi bahwa destinasi yang akan dibuka itu, memang sudah benar-benar menerapkan protokol kesehatan.

Setelah tutup sementara selama beberapa bulan, kini Pemkab Blitar telah membuka kembali 12 destinasi wisata serta situs cagar budaya.

Hal ini melalui hasil monitoring evaluasi penerapan protokol kesehatan, serta verifikasi Tim Gugus Tugas.

Tentunya tidak lain dalam rangka memfungsikan kembali sektor pariwisata sebagai bagian agenda pembangunan daerah Kabupaten Blitar. (ADV)

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here