MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG — Warga Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan di dalam kardus di area persawahan, Kamis (21/5/2026) dini hari. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup dan langsung dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis.
Bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung bernama Juli saat mencari barang bekas di sepanjang jalan Desa Demuk menuju Balai Desa Demuk pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kapolsek Pucanglaban AKP Tarmadi melalui Kasihumas Polres Tulungagung Polda Jawa Timur IPTU Nanang Murdianto mengatakan, penemuan bayi tersebut bermula ketika saksi melintas di kawasan warung pecel yang berada di bawah pohon beringin di tengah sawah.
“Sesampainya di lokasi, saksi melihat sebuah kardus yang mencurigakan. Setelah didekati ternyata di dalamnya terdapat seorang bayi laki-laki,” kata Nanang dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026) malam.
Menurutnya, saksi sempat terkejut saat mengetahui isi kardus tersebut adalah bayi yang masih hidup. Juli kemudian memanggil warga sekitar untuk memastikan kondisi bayi tersebut.
“Setelah dicek bersama warga, bayi menangis dan langsung dibawa ke Puskesmas Pucanglaban untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Pucanglaban sekitar pukul 01.00 WIB. Mendapat laporan tersebut, anggota kepolisian langsung bergerak menuju lokasi kejadian dan melakukan serangkaian penyelidikan.
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengecek kondisi bayi di puskesmas guna memastikan keselamatannya.
“Anggota Polsek Pucanglaban telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan saat ini penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui siapa pihak yang tega meninggalkan bayi tersebut,” terang Nanang.
Hingga kini, bayi laki-laki tersebut masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Pucanglaban. Kondisinya disebut stabil dan terus dalam pengawasan tenaga medis.
Kasus penemuan bayi dalam kardus ini kembali menjadi perhatian publik dan memicu keprihatinan warga. Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan hingga pelaku pembuangan bayi berhasil ditemukan dan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.















