MATTANEWS.CO, KOTA MALANG – Kebakaran Gudang Pecah Belah, Jalan Gatot Subroto Kota Malang berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Malang, namun usaha tersebut bukanlah perkara mudah untuk menjinakkan api, beberapa hal tingkat kesulitan juga dialami oleh Tim Damkar Kota Malang.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Anang Yuwono mengungkapkan, dibutuhkan waktu kurang lebih empat jam, untuk memadamkan api yang mulai merambat ke toko yang bersebelahan dengan gudang pecah belah tersebut.
“Alhamdulillah sudah bisa dipadamkan, sekarang fokus dalam pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam,” jelasnya.
Menurutnya, Tim Damkar Kota Malang, kesulitan proses pemadaman api saat memasuki gudang pecah belah tersebut karena kondisi pintu harmonika ruko yang terkunci rapat, untuk bisa masuk gudang yang menjadi titik kebara petugas terpaksa mendobrak pintunya.
“Iya tim sempat kesulitan saat proses pemadaman dikarenakan pintu harmonika terkunci rapat, sehingga petugas mendombraknya, dikarenakan posisi titik apinya itu berada di area depan ruko atau persis di dekat pintu tersebut,” ujarnya.
Bahkan petugas damkar juga tidak bisa naik ke lantai dua dan lantai tiga ruko tersebut dikarenakan tangga darurat yang berada di dalam ruko, kondisinya meleleh terbakar.
Akibat kejadian tersebut, Tim Damkar terlebih dahulu menjinakkan titik api yang berada didepan toko dan menggunakan tangga lipat untuk naik ke lantai 2 dan 3.
Di dalam lantai dasar juga tampak mobil box L300 yang hangus dilalap si jago merah, dan barang lainya yang tidak terselamatkan saat kebakaran meluas.
“Suara ledakan juga terdengar dilantai dasar, mungkin terjadi akibat ban mobil yang terbakar,” katanya.
Lebih lanjut, Anang Yuwono menyebutkan angin dilantai atas juga sangat kencang sehingga api merambat dengan cepat ke arah toko yang bersebelahan dengan gudang pecah belah tersebut.
Petugas berusaha memadamkan terlebih dahulu titik api yang berada di area depan ruko. Kemudian petugas memakai tangga lipat, masuk lebih dalam dan memadamkan api yang berada di lantai dua dan lantai tiga.
“Ada tiga ruko yang dijadikan gudang itu dan dua ruko lainnya yang berada di sebelah kanan dan kiri. Jadi, api itu merambat ke arah utara lalu ke arah selatan,” bebernya.
Hingga saat ini penyebab kebakaran tersebut masih belum diketahui karena petugas masih fokus melakukan pendinginan gudang eks Dealer Yamaha tersebut.
“Dugaan sementara mungkin akibat korsleting listrik ya, karena kondisi ruko tertutup rapat apinya berkobar dari dalam,” pungkasnya.















