Bela Purwakarta Salurkan Bantuan Senilai Rp67 Juta ke Warga Cianjur

MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Hampir satu pekan, ratusan komunitas dan organisasi yang berkolaborasi dengan wadah silaturahmi Bela Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, menggalang dana di sejumlah tempat. Penggalangan dana tersebut masih dalam rangka membantu korban terdampak gempa bumi di Cianjur beberapa waktu lalu.

Kordinator Bela Purwakarta Aa Komara menuturkan donasi saat ini yang terkumpul sekitar Rp62 juta, jika diakumulasikan dengan bantuan berupa barang berkisar senilai Rp67 juta.

“Pengiriman bantuan logistik ke Cianjur dilakukan secara bertahap. Ada yang di distribusikan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta. Ada juga yang dititip melalui tim komunitas relawan yang tergabung di Bela Purwakarta yang memiliki jadwal penyaluran bantuan ke Cianjur,” kata Akom, Senin (19/12/2022).

Secara masif, penyaluran bantuan oleh Bela Purwakarta dilaksanakan pada Kamis, 1 Desember 2022 lalu, sekitar pukul 08.00 WIB, bertitik tolak di halaman parkir Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta dan dilepas langsung oleh Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.

Penyaluran ini dikawal langsung oleh BPBD Purwakarta, untuk itu kami sampaikan terima kasih kepada Kepala BPBD Kabupaten Purwakarta, Kang Juddy Herdiana yang selama ini selalu memberi petunjuk dan informasi update terkait situasi Cianjur.

Dalam Penyaluran Bantuan bertitel ‘Ekspedisi Kemanusiaan Purwakarta untuk Cianjur’. Pada Kamis 1 Desember 2022, rombongan Bela Purwakarta singgah di dua Kecamatan, yaitu di kantor desa Citeko Kecamatan Plered dan di kantor Kecamatan Maniis.

“Sebelum memasuki Kota Cianjur, Kami singgah di Kantor Desa Citeko, Plered untuk menyalurkan uang kedukaan kepada Ibu dari Almarhum Zulfikar (13 tahun) warga Kampung Cibinong Desa Citeko, Kecamatan Plered yang meninggal saat Gempa terbesar terjadi di Cianjur.

Korban terkonfirmasi sedang menimba ilmu di sebuah pesantren bernama Ponpes Aljawahir Hidayah yang terletak di Kampung Ciherang Rawa Jaya, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.

Bacaan Lainnya

“Selanjutnya kami singgah di kantor kecamatan Maniis untuk menyalurkan bantuan 42 Paket Sembako kepada 42 Kepala Keluarga warga Cianjur, (dari 155 jiwa) yang mengungsi di beberapa desa di Kecamatan Maniis,” tuturnya.

Rute selanjutnya yaitu ke tujuan utama yaitu Kota Cianjur, di sini kami mendistribusikan bantuan di 4 titik (4 Kampung) di wilayah kecamatan Cugenang. Dimana lokasi ini area terdampak gempa dengan tingkat kerusakan terparah, dan 1 titik lagi yaitu di kampung Sarongge Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, utara Cianjur.

“Selama kami melaksanakan rangkaian kunjungan dan distribusi kepada warga terdampak gempa, terinventarisir beberapa problem di antaranya dialami oleh para pelajar yang tidak bisa mengikuti giat pendidikan. Karena sekolahnya rusak akibat gempa, pada akhirnya harus belajar dengan metoda daring. Namun karena perbekalan dari pihak orang tua yang semakin menipis akibat efek gempa, kebutuhan untuk membeli kuota untuk kepentingan pendidikan sang anak tidak terpenuhi,” ucapnya.

“Untuk itu kami dari Bela Purwakarta merekomendasikan beberapa hal salah satunya perlunya varian Donasi berupa biaya kuota bagi pelajar terdampak gempa.¬†Tujuannya agar proses belajar secar daring yang dilakukannya tidak terhambat,” pungkas Akom, panggilan akrab Aa Komara.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait