MATTANEWS.CO, ULU OGAN – Kejenuhan akibat kesibukan sehari-hari yang padat, maka ada baiknya tubuh dan pikiran perlu dimanjakan, salah satunya dengan berwisata.
Banyak alternatif tujuan wisata yang tepat untuk memanjakan diri, seperti kembali ke alam, karena udara yang segar dan pemandangan hijau bisa merelaksasi mata serta menjernihkan otak kita.
Desa Kelumpang, Kecamatan Ulu Ogan bisa menjadi tujuan wisata alam yang sangat tepat sebagai destinasi wisata alam, dimana terdapat hamparan pegunungan hijau yg menyegarkan mata, debur air yang menjadi musik relaksasi, serta yang paling utama adalah segarnya udara pedesaan yang masih asri.
Disini juga terdapat wisata air yang seru, namanya Bersama Lindungi Air Hutan dan Lingkungan (Belanting), yakni wisata air yang berupa River Tubing, dimana wisatawan menyusuri aliran sungai sepanjang 2 km dengan ban karet dn memakan waktu tempuh lebih kurang 1,5 jam.
Karakteristik sungai yang berbatu dan berarus deras menambah seru sensasi bermain air sambil menikmati alam yang masih asri. Tentusaja, wahana ini disertai dengan keamanan yang memadai seperti pelampung dan juga helm, sehingga peserta river tubing tidak perlu khawatir soal keselamatan saat menyusuri aliran sungai.
Menurut Ketua Karang Taruna dan Pengelola Belanting, Darul Kutni, pengelolaan Belanting dilakukan secara swadaya oleh karang taruna, dan masih dalam tahap pembukaan jalur, karena saat ini baru tersedia rute sepanjang 2 km, yang dari rencana awal sekitar 5 km.
Darul Kutni (29/05/20) selaku ketua karang taruna dan pengelola belanting, Wahana wisata air ini sendiri dikelola secara swadaya oleh karang taruna, dan masih dalam tahap pembukaan jalur, karena saat ini baru tersedia rute sepanjang 2km, yang dari rencana awal sekitar 5km.
“Belanting sendiri memiliki tujuan kampanye melestarikan lingkungan, bisa dilihat dari kepanjangan dari Belanting itu sendiri,” jelas Darul, Sabtu (29/5/2021).
“Sehingga wisatawan dan warga sekitar sadar akan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap asri,” sambungnya.
Sebenarnya Belanting ini belum resmi dibuka oleh pihaknya, karena masih dalam tahap membuka jalur yang lebih panjang, dan masih menunggu alat keselamatan yang rencananya akan masuk 100 set.
Sejauh ini pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pemerintahan setempat, Polisi Sektor dan juga Puskesmas setempat.
“Diharapkan juga dengan adanya Belanting ini dapat mengangkat status ekonomi warga setempat, semoga dalam bulan Juni ini Belanting dapat segera resmi kami buka,” pungkas Darul.















