MATTANEWS.CO, GORONTALO – Bentuk simpati dan kepedulian sesama anggota, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Gorontalo, Kombes Pol Dr Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H mengunjungi anggotanya, Bripda Dwi Oktavian Laliyo, yang tengah dirawat di RS Multazam, akibat ulah arogansi dan pengeroyokan yang dilakukan oknum anggota Satpol PP Kota Gorontalo, Senin (7/7/2026).
Peristiwa yang menimpa korban, Polri Polda Gorontalo itu dilakukan saat korban melintasi di lokasi, tepatnya saat anggota Sat Pol PP menggelar Razia, di depan Kafe MNC Dulomo Kota Gorontalo
pada Minggu (06/07/2025) lalu, pukul 02.00 WITA.
“Saat kejadian anggota kita sedang melintas dilokasi, kebetulan sedang ada razia Sat Pol PP Kota Gorontalo. Kemudian terjadi selisih paham, sehingga memicu emosi oknum tersebut yang langsung melakukan penganiayaan. Tak hanya itu, rekanan anggota tersebut juga ikutan mengeroyok dengan memukuli, serta menyetrum korban dengan menggunakan taseer gun dibagian leher dan punggung,” papar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Gorontalo, Kombes Pol Dr Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H, ketika dikonfirmasi wartawan online media ini.
Lebih lanjut, Maruly menjelaskan kondisi korban saat ini masih lemas dan masih perlu perawatan intensif dokter.
“Akibat kejadian itu, anggota kita terluka dan tidak dapat beraktivitas seperti biasa. Beliau harus dirawat intensif di rumah sakit,” ujarnya.
Maruly menegaskan, dirinya menghargai dari pihak pemerintah mempunyai tugas dan pelaksanaan tugas masing-masing.
“Namun tidak dibenarkan adanya sikap arogansi dari petugas Sat Pol PP Kota Gorontalo, berbuat kriminal, melakukan penganiayaan terhadap masyarakat, bahkan mengeroyok ditambah lagi menggunakan alat setrum. Semoga ini menjadi pembelajaran untuk kita semua dan meminta untuk anggotanya melaporkan hal tersebut agar bisa diproses secara hukum,” tukasnya.














