Reporter : Faldy/Putra
PALEMBANG,Mattanews.co -Para petugas medis menjadi prajurit terdepan berhadapan langsung dengan pasien yang terjangkit virus Covid-19.
Marta Putra, Amd Kep sala satunya, diantara jutaan tenaga medis yang konsisten melaksanakan tugas mulia ini.
Dua hal yang ia rasakan selama menangani pasien covid-19 selama berada di Rumah Sakit, yakni rasa haru dan takut.
“Takut sebagai sebagai seorang insan yang pastinya memiliki rasa takut, apalagi penyakit yang belum ada obatnya,” jelas Marta. Jumat (19/06/2020).
Didalam diri setiap medis lanjut Marta, pasti hal yang diutamakan keluarga. Mungkin takut keluarga terkena dampak dari kita (tenaga medis_red), yang bekerja sebagai medis terkhusus penanganan covid -19 ini
“Kalau disuruh milih keluarga atau kita, kita lebih mementingkan kesehatan keluarga,” ucapnya.
Sambung Marta, selain itu rasa haru, yaitu disini kita sebagai perawat dan selalu medis di dunia kadang merasakan haru yang luar biasa.
Disatu sisi harus memberikan pelayanan, dan disatu sisi lain kita harus menjadi keluarga didalam kamarnya.
“Karena mereka sendirian, dan tidak ditemani keluarga sambil merasakan cemas terhadap penyakit,” kenang Marta.
“Dimana mindset orang-oranf, yang terkena covid 19, pasti ga, sembuhla, ga selamatlah inila itulah yang ujung-ujungnya depresi,” sambungnya.
“Disini peran yang sangat penting yakni meyakinkan, kita harus kasih semangat, dan dukungan bahwa pasien akan sembuh,” jelasnya.
Ia menuturkan, obat-obatan dan pelayanan memang perlu dilakukan, tetapi yang penting dilakukan di tengah pandemi ini pihaknya harus meyakinkan bahwa penyakit ini akan sembuh dan ada obatnya.
Percuma makan obat dan diberikan pelayanan yang optimal jika pasien depresi, sedih, dan ketakutan.
“Untuk ini PR kita Lho bahwa kita perlu memberikan dukungan,” paparnya.
Untuk dampak kehidupan keluarga para tenaga medis selama masa Pandemi Covid-19, dikatakan Marta, yang pastinya tetangga banyak yang menjaga jarak dari kluarga
“Karena mereka tahu bahwa ada salah satu anggota rumah yang merupakan salah satu medis yang bekerja di lingkungan rumah sakit,” tuturnya.
Mengenai dampak perekonomian para tenaga medis selama masa pandemi Covid-19. Inilah bagian terseramnya, Tidak hanya kita bahkan seluruh dunia merasakan dampak negatif dari pandemi Covid -19 ini yaitu Semuanya jatuh pada garis rata-rata dalam ekonomi.
“Rumah sakit pun mendapatkan dampak yakni penurunan kunjungan pasien karena takut dengan covid 19,” terangnya.
Kehidupan para Tenaga medis di lingkungan mereka, menurut Marta tiap-tiap pekerjaan memiliki resiko apalagi di tengah pandemi ini.
Terkhusus nakes pasti sangat dihindari sebagian orang karena menganggap nakes, sudah terpapar walaupun pada dasarnya tidak semua medis yang bersentuhan langsung dengan orang-orang yang terkena Covid-19.
“Dan untuk itu harapan saya hanya satu yakni berdoa agar wabah ini cepat berlalu,” pungkasnya.
Editor : Fly














