BKSDA Sumsel Kembalikan 74 Ekor Satwa Dilindungi ke Habitat

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Sedikitnya 74 ekor satwa dilindungi jenis burung dan lainya, dikembalikan kehabaitatnya di Indonesia Timur diantaranya Maluku, Papua dan Papua Barat oleh Balai Koservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, Selasa (5/10/2021).

Bacaan Lainnya

Satwa yang dilepaskan tersebut tidak lain jenis burung kakak tua raja, kakak tua jambul oranye, nuri kepala-hitam burung mambruk, kadal, soa payung dan jenis lainnya dan akan diterbangkan ke tiga kota di wilayah Indonesia, melalui terminal Cargo Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Kepala BKSDA Sumsel, Ujang Wisnubarata mengatakan dari catatan kepolisian Polda Sumsel, awalnya mengamankan 114 ekor yang terdiri dari delapan satwa dilindungi dan satu satwa yang tidak dilindungi, karena bukan dari Indonesia.

“Selama proses pengecekan atau dalam proses pengangkutan, cara membawa dan mempackingnya membuat hewan – hewan stres, hingga terhitung 40 ekornya mati,” jelasnya.

Lanjut Ujang menjelaskan, pelepasan satwa dilindungi tersebut sebagai upaya kerjasama dalam menjaga dan melestarikan satwa dilindungi yang ada di Indonesia.

“Kita terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap semua hewan ini, sebelum dilepaskan ke habitannya,” terangnya.

Dari survei pasar gelap, lanjut Ujang mengungkapkan bahwa perdagangan satwa dilindungi tersebut harganya sekitar Rp 300 juta, namun perdagangan pasar gelap satwa di luar negeri harganya bisa mencapia tiga kali lipat dari harga jual didalam negeri.

“Diluar negeri total harga satwa ini bisa mencapai Rp 1,3 milyar ini merupakan tantangan kita bersama untuk membongkar penjual satwa dilindungi, karena harga yang ditawarkan sangat mengundang orang untuk melakukannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, Rahmat Sihotang mengungkapkan, satwa asli dari Indonesia Timur tersebut merupakan hasil tangkapan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polisi Daerah Sumatera Selatan yang saat itu berada di dalam mobil Hi Ace, dengan nomor polisi B-7084-TDB yang terparkir di Jalan Bypass Soekarno Hatta Palembang, Rabu (29/9/2021).

“Informasi dari masyarakat, ada 114 satwa yang dilindungi dibawa pelaku menggunakan mobil Hi Ace dan akan melintasi Jalan Soekarno Hatta. Setelah ditindaklanjuti ternyata benar. Pada saat itu, petugas tidak langsung melakukan penggeledahan, namun lebih dulu melakukan pemantauan, berharap ada orang yang datang menghampiri mobil itu,” ungkapnya.

Setelah beberapa waktu melakukan pemantauan mobil terlihat tampak bergoyang, kemudian petugas langsung mendekat dan menggeledah mobil bernopol Jakarta tersebut.

“Lalu petugas menemukan puluhan kandang berisikan hewan-hewan tersebut. Namun tidak ada orang dalam mobil tersebut. Selanjutnya satwa tersebut kami amankan,” tukasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait