MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Anggota DPRK Aceh Tamiang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muazzin, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Home Tournament 9-Ball di 9 Shot Cafe, Karang Baru, Aceh Tamiang.
Menurutnya, turnamen biliar tersebut bertujuan untuk mendukung lahirnya atlet-atlet lokal yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah Bumi Muda Sedia di masa depan.
“Biliar bukanlah ajang perjudian. Olahraga ini merupakan cabang olahraga prestasi yang mengandalkan strategi, presisi, dan konsentrasi tinggi.
Menurutnya, stigma negatif di masyarakat muncul hanya karena ulah oknum yang menyalahgunakan olahraga ini sebagai sarana taruhan. Secara hakikat, aturan, dan fungsinya, biliar adalah olahraga murni yang telah diakui oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI),” ucapnya, Senin (29/6/2026).
Ia menerangkan, awalnya seluruh permainan itu diperbolehkan dan tidak haram, asalkan tidak melalaikan kewajiban kita kepada Allah SWT. Selagi kewajiban dan ketaatan kepada Allah SWT tetap terjaga, maka tidak ada masalah.
“Fasilitas di lokasi turnamen yang menyediakan mushala. Fasilitas ibadah ini dinilai sangat penting agar para pengunjung maupun atlet tetap dapat melaksanakan shalat di sela-sela kompetisi,” terang Anggota Dewan Aceh Tamiang itu.
Masih kata Politisi PKS Aceh Tamiang, Dirinya mengapresiasi setinggi-tingginya atas prakarsa penyelenggara. Mereka sukses meningkatkan prestasi tanpa melalaikan kewajiban menghambakan diri kepada Allah SWT. Sudah sepatutnya kita berikan dukungan.
“Sudah selayaknya, kita memberikan dukungan atas capaian dan pengembangan atlet-atlet billiar kedepannya,”harap Muazzin.
Untuk diketahui, turnamen billiar ini diikuti oleh 80 peserta dari Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa. Kompetisi yang berjalan tertib dan aman ini berhasil melahirkan tiga pemenang utama, yaitu Juara 1 diraih Kiki WSO (Langsa) dan Juara 2 diraih Muhammad Fauzan – 9 Shot (Kualasimpang) serta juara 3 diraih Arfan Haikal WSO (Langsa).
Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga berhasil membangun komunikasi yang harmonis dan mempererat silaturahmi antar-atlet di kedua wilayah tersebut.














