MATTANEWS.CO, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali mencatat capaian di bidang tata kelola administrasi kepegawaian. Kali ini, Pemkab OKI meraih Peringkat 1 Pemda Award pada Rapat Koordinasi dan Rekonsiliasi Data yang diselenggarakan PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Palembang di Belviu Hotel, Bandung.
Penghargaan tersebut diberikan setelah proses rekonsiliasi data periode Juli 2025 hingga Juni 2026 yang melibatkan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dari 10 kabupaten/kota serta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam kegiatan itu, BPKAD OKI melakukan sinkronisasi dan validasi data terkait Iuran Wajib Pegawai (IWP), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), serta Jaminan Kematian (JKM) bagi pejabat negara dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI.
Kepala BPKAD Kabupaten OKI, Farlidena Burniat, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil dari upaya menjaga kualitas pengelolaan data kepegawaian secara berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi kepegawaian. Data yang akurat bukan hanya memenuhi aspek administrasi, tetapi juga memastikan hak-hak ASN dapat diberikan secara tepat dan sesuai ketentuan,” ujar Farlidena.
Menurut dia, keberhasilan tersebut merupakan buah kerja sama seluruh perangkat daerah yang secara konsisten melakukan pembaruan dan validasi data bersama PT TASPEN.
“Kami mengapresiasi seluruh perangkat daerah dan tim BPKAD yang telah bekerja dengan teliti. Sinergi yang baik dengan PT TASPEN menjadi faktor penting sehingga proses rekonsiliasi berjalan optimal dan menghasilkan capaian yang membanggakan bagi Kabupaten OKI,” katanya.
Pemda Award yang diberikan PT TASPEN menjadi bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai mampu menyajikan data kepegawaian secara akurat, tertib, dan akuntabel. Ketepatan data tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjamin kelancaran layanan program jaminan sosial bagi ASN, termasuk perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun jaminan kematian.
Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten OKI dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang semakin baik.
“Ke depan kami akan terus mempertahankan kualitas pengelolaan data, memperkuat koordinasi dengan seluruh perangkat daerah, dan memastikan pelayanan kepada ASN semakin cepat, tepat, serta akuntabel,” tutupnya.














