BERITA TERKINI

Buaya Muncul, Rezeki Pedagang Datang

×

Buaya Muncul, Rezeki Pedagang Datang

Sebarkan artikel ini

Reporter : Nisya

OKI, Mattanews.co – Upaya penangkapan atas kemunculan buaya yang menghebohkan warga di sungai Komering Tanjung Serang, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) hingga detik ini belum juga membuahkan hasil, namun hal tersebut membuahkan rezeki bagi para pedagang di tepian sungai.

Beberapa hari sudah tim pemadam kebakaran (Damkar) OKI bersama satuan pamong praja (Sat Pol PP) berusaha melakukan penangkapan buaya yang di khawatirkan akan menelan korban, namun hal ini bukanlah semudah memancing ikan, bahkan buaya tersebut enggan memakan umpan bebek hidup yang sudah disiapkan dan beberapa kail pancing pun sudah di pasang namun tak satupun di sentuh oleh sang buaya, hingga pada Sabtu sore upaya penangkapan dihentikan.

Kasat Pol PP dan Damkar OKI Aleksander Bustomi melalui Kabid Damkar, Syawal Harahap mengatakan, untuk sementara waktu upaya penangkapan dihentikan dahulu, akan tetapi jika Pemerintah Desa Tanjung Serang ingin menggunakan jasa pawang atau pulun buaya guna turut membantu menyelesaikan permasalahan ini dipersilahkan. “7Dan kalau bisa kita (Damkar OKI – Red) juga turut dilibatkan,” ungkapnya.

Pada minggu (03/11/2019) sejumlah media mencoba berbincang dengan beberapa warga terkait kemunculan buaya tersebut, dari pantauan di lokasi, alah satu warga Karman (40) menuturkan bahwa buaya tersebut dipercaya adalah ‘puyang’ (Buaya mistis – red) penunggu sungai Komering, akibat kekeringan sang buaya berpindah ke sungai Tanjung Serang yang memang airnya tidak surut, bukan hal mudah menangkapnya, perlu seorang pawang buaya untuk penangkapan tersebut, karna dianggap ada hubungan nya dengan hal mistis maka harus berhati-hati.

“Lagipula sejak kemunculan buaya tersebut memang belum ada hal yang membahayakan, kedatangannya di sungai Tanjung Serang ini justru mendatangkan rezeki tersendiri buat para pedagang yang berjualan di areal pinggir sungai tersebut. Hal tersebut karena banyaknya pengunjung yang berdatangan untuk menyaksikan langsung kemunculan sang buaya, bahkan ada yang rela duduk berjam-jam menunggu munculnya buaya,” terang Karman.

Hal ini juga dibenarkan oleh seorang pedagang Sardi (45). Dirinya sangat bersyukur, sebab sejak sepekan kemunculan buaya di sungai tersebut jualannya laris manis, per harinya bisa membawa rezeki yang lumayan dan tidak harus susah payah keliling desa. “Cukup mangkal disini, yang nonton banyak,” ungkapnya sambil tersenyum.

Dari pantauan media ini, memang tempat tersebuat menjadi pemandangan tersendiri oleh sebagian warga desa Tanjung Serang dan sekitarnya, ramainya pengunjung seoalah sedang menyaksikan sebuah pertunjukan besar, meski belum menelan korban para pengunjung di harapkan harus tetap berhati-hati terhadap hewan reptil tersebut.

Editor : Anang