Reporter : Robby

BLITAR, Mattanews.co – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Blitar Budi Santoso membuka Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) Ansor, di Pondok Pesantren Al Galah, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Kamis (12/11/2020).

Ia mengaku kaget dengan materi yang disampaikan, dalam PKL Anshor begitu lengkap.

Ia mencontohkan, tidak hanya materi soal agama, namun dalam PKL ini juga ada materi nasionalis, analisis politik, analisis sosial budaya.

Bahkan bahaya narkoba juga masuk dalam materi.

“Inilah kader bangsa berbasis agamis, Ahlu Sunnah Waljamaah,” ungkap Budi Santoso usai membuka PKL Ansor di Ponpes Al Falah, Desa Jeblog, Kecamatan Talun.

Adanya pelatihan ini, diharapkan dapat menghasilkan kader bangsa yang dapat memiliki jiwa Pancasilais.

Para peserta PKL Ansor merupakan kader milenial milik Nahdlatul Ulama (NU), yang nantinya memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dan menjaga keutuhan NKRI.

Ia mengaku cukup bangga, di Kabupaten Blitar memunculkan kader pemimpin yang memiliki jiwa agamis dan Nasionalis.

Apalagi Kabupaten Blitar baru saja dinobatkan oleh Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), menjadi percontohan Pembakti Pancasila.

Ada 50 peserta dan 20 panitia yang mengikuti diklat PKL Ansor ini.

Mereka akan mengikuti acara hingga Minggu (15/11/2020).

“Semoga lulus semua, apa ya ada yang tidak lulus,” ucapnya.

Acara ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari Kabupaten Blitar Jawa Timur (Jatim).

Namun peserta dari luar daerah seperti Kediri, Nganjuk, Sampang, bahkan Medan.

Acara Diklat PKL Ansor ini pertama kali digelar di Kabupaten Blitar.

“Semoga acara ini bisa setahun sekali atau dua tahun sekali,” ungkap Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pumuda Ansor Kabupaten Blitar Aminudin Fahruda. (ADV)

Editor : Nefri

 165 Total Pembaca

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :