MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof.Dr.Soeharso Surakarta, Provinsi Jawa Tengah menyerahkan bantuan kepada 54 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Tulungagung.
Bantuan tersebut diantaranya berupa 68 ekor kambing betina, paket sembako, serta bantuan kewirausahaan diantaranya peralatan potong rambut, buat kue, buat ayam kentucky, penjahitan, servis handphone dan pembuatan sangkar burung.
Saat dijumpai, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung Drs.Suyanto, M.M., mengatakan penyerahan bantuan untuk KPM penyandang disabilitas ini menindaklanjuti asesmen tim Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) tahun 2020.
“Jadi begini, penyerahan bantuan Atensi dari Kemensos RI melalui BBRSPDF Prof.Dr.Soeharso Surakarta kepada 54 penerima manfaat di Kabupaten Tulungagung,” kata Suyanto kepada mattanews.co, Kamis (14/10/2021).
“Sedangkan disini, pihak Dinsos Tulungagung hanya menyiapkan penerima manfaat saja, untuk kali ini dari penyandang disabilitas,” imbuh Mantan Camat Ngantru Kabupaten Tulungagung itu.
Ia menjelaskan, sebenarnya program Atensi sebagai wujud kehadiran Pemerintah Pusat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat kelompok penyandang disabilitas agar tetap berkreasi dan berkarya secara mandiri.
Apalagi ditengah Pandemi Covid-19, yang kita mengetahui masyarakat sangat terdampak, lebih khusus kepada penyandang disabilitas.
“Dengan bantuan ini, bukti nyata Pemerintah selalu hadir ditengah masyarakat, selain itu memberikan dorongan dan semangat dalam situasi Covid-19 penyandang disabilitas tetap berkarya dan meningkatkan perekonomian,” terangnya.
Program Atensi, Suyanto memaparkan sebuah layanan rehabilitasi sosial dengan strategi pendekatan berbasis keluarga, komunitas dan lainnya melalui kegiatan dan pembinaan kewirausahaan.
“Selain itu, sebagai media sarana komunikasi, informasi dan menambah wawasan kepada penyandang disabilitas, bagi penerima manfaat dapat berfungsi dalam memenuhi kebutuhan hidup yang lebih layak,” paparnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung mengharapkan dengan menerima bantuan ini para penyandang disabilitas dapat memanfaatkan sebaik-baiknya.
“Semoga bermanfaat bagi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan perekonomian di tengah Pandemi Covid-19,” tandasnya.
Tempat sama, Kepala BBRSPDF Prof.Dr.Soeharso Surakarta, Jawa Tengah melalui petugas Krisyadi mengatakan hal serupa penyerahan kepada 54 penerima manfaat di Kabupaten Tulungagung ini menindaklanjuti asesmen dari tim Atensi tahun 2020.
“Iya benar, bantuan baru kita realisasikan hari ini kepada 54 Keluarga Penerima Manfaat, belum bisa semua masih sebagian,” katanya.
Ia menerangkan, bantuan ini pengajuan dari Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), dari keluarga penerima manfaat terlebih dahulu mengajukan kepada tim Atensi.
Dalam pemberian bantuan kepada penerima manfaat di Kabupaten Tulungagung memang sebelumnya sudah terdata secara rinci dan sudah dipetakan dari Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik.
“Sudah, sudah didata sebelumnya siapa penerima manfaat layak mendapatkan bantuan, dan Tulungagung tahun 2021 ada 54 keluarga yang menerima,” terangnya.
“Penerima manfaat selain dari penyandang disabilitas, ada dari Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Lanjut usia (Lansia) dan cacat berat, dengan demikian kita berikan kebutuhan dasar untuk sehari-harinya walaupun tidak begitu besar, semoga bermanfaat,” imbuhnya.
Adapun prosedur dalam memperoleh bantuan Atensi ini, Krisyadi menjelaskan penerima manfaat mengajukan melalui PPKS Dinsos setempat melalui Pendamping maupun Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Pendamping maupun TKSK terlebih dahulu mendata para penyandang disabiltas karena itu mereka sebagai ujung tombak.
“Namun demikian, saat ini untuk penerima manfaat bukan saja bagi yang cacat tapi masyarakat Pemerlu dalam artian walaupun tidak mengalami cacat bisa memperoleh bantuan,” terangnya.
“Berharap dengan penyerahan bantuan ini dapat bermanfaat serta meningkatkan bagi PPKS di Kabupaten Tulungagung,” sambungnya.
Sementara, salah satu penerima manfaat dari penyandang disabilitas Imam Syafi’i alamat Desa Geger Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung mengucapkan terima kasih atas bantuan berupa kambing dari Pemerintah.
“Ucapan terima kasih kepada Kemensos RI, dari Balai Besar dari Surakarta dan tidak ketinggalan dari Dinsos Kabupaten Tulungagung atas bantuan ini,” katanya.
“Saya akan manfaatkan dengan sebaik-baiknya, kambing ini biar dapat berkembang lebih banyak lagi,” imbuhnya.














