NUSANTARA

Bupati Asahan Santuni Kaum Dhuafa dan Anak Yatim

×

Bupati Asahan Santuni Kaum Dhuafa dan Anak Yatim

Sebarkan artikel ini

Reporter: Taufik

ASAHAN, Mattanews.co – Bupati Asahan diwakili Asisten II, Jhon Hardi Nasution hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid Agung H. Achmad Bakti Kisaran, Rabu (13/11/2019).

Dalam kesempatan itu, Jhon Hardi Nasution memberikan santunan kepada 15 orang kaum Dhuafa dan 10 orang Anak yatim.

Bupati Asahan dalam sambutannya yang disampaikan Jhon Hardi Nasution menyampaikan, peringatan Maulid Nabi Muhammad merupakan bentuk kecintaan terhadap Rasulullah.

“Tujuan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW hakikatnya adalah, bagaimana kita dapat mencontoh teladan dan petunjuk yang telah beliau wariskan kepada para sahabat, kemudian generasi selanjutnya yang berangsur turun temurun sampai kepada kita ummat saat ini,” katanya.

Terkait konsep pembangunan Kabupaten Asahan yang berfokus pada desa, dirinya menghimbau masyarakat agar sejak dini dan mulai sekarang merubah pola pikir untuk Produktif.

“Masyarakat desa harus mampu hidup mandiri dengan potensi yang dimiliki, kita perlu membangung produk lokal di desa masing-masing,” ungkapnya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa memelihara, menjaga dan meningkatkan kerukunan serta semangat saling menghargai.

“Mari kita terus memperkokoh kebersamaan dan menjaga kondusivitas kabupaten ini, sebagai muslim dan masyarakat yang baik mari kita menunjukkan jati diri sebagai ummat yang selalu bersikap dan berperilaku sesuai ajaran Islam,” ujarnya.

Sementara itu, Ustadz H. Muhammad Samin Pane dalam tausiahnya mengatakan, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bermuara pada kesimpulan bahwa beliau adalah manusia teragung, karena dia adalah Nabi dan Rasul yang telah diberi Wahyu, Nabi Muhammad adalah pembawa risalah sekaligus penebar rahmat bagi seluruh alam karena itu lah kelahirannya layak diperingati.

“Dengan demikian, makna peringatan Maulid
Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan setiap tahun oleh kaum muslimin sebagai bentuk pengagungan dan penghormatan kepada beliau, karena beliau diberi wahyu oleh Allah SWT yang tidak diberikan kepada kebanyakan manusia lainnya,” tuturnya.

Editor: APP