MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG– Sesuai dengan arahan Presiden Joko widodo, Bupati, selaku Ketua Satgas Covid-19, bersama Kapolres Aceh Tamiang, melakukan peninjauan/ monitoring pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar SLTA yang bertempat di SMK Negeri 1 Bendahara, Kecamatan Bendahara. Kamis (9/9/2021).
Bupati Aceh Tamiang, Mursil mengatakan, pemerintah menggencarkan program vaksinasi bagi pelajar untuk mendukung persiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di daerah.
“Program ini penting untuk melindungi insan pendidikan dan keluarganya dari potensi paparan COVID-19. Pemberian vaksin akan memaksimalkan perlindungan dari paparan virus, sekaligus memberikan rasa aman bagi peserta didik dalam mengikuti PTM”, sebutnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali ikut menekankan bahwa pemberian vaksin kepada siswa dilakukan dengan terlebih dahulu mendapatkan izin dari para orang tua.
“Pemberian vaksin kepada peserta didik harus seizin orang tua mereka yang dibuktikan dengan adanya surat pernyataan. Kemudian dilakukan screening kesehatan untuk menentukan layak atau tidaknya kondisi siswa calon penerima vaksin”, terangnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Bendahara, Suharto, menjelaskan saat ini sekolah mereka telah menerapkan sistem belajar tatap muka secara berselang (menjadi dua jadwal) dan para pendidik telah mendapatkan sertifikat vaksin Covid-19.
“Alhamdulillah, di sekolah kami sebanyak 55 tenaga pendidik dari total 60 orang telah mengikuti vaksinasi, sementara lima lagi belum dapat divaksin dikarenakan kondisi yang tidak memungkinkan. Sedangkan jumlah siswa yang sudah mendapatkan vaksin sebanyak 154 siswa dari total 670-an siswa” jelasnya.
Mendapati laporan demikian, Bupati Mursil memberikan apresiasi sebagai bentuk dukungan pihak sekolah dalam mempercepat tercapainya kekebalan komunal supaya terhindar dari pandemi yang telah berlangsung nyaris dia tahun ini.
Usai melaksanakan pemantauan di SMKN 1 Bendahara, rombongan bertolak menuju SMA Negeri 1 Kejuruan Muda, Kecamatan Rantau.
Kepada tim Satgas Covid-19, Kepala Sekolah SMAN 1 Kejuruan Muda, Muhammad Sofyan, mengatakan pada gelombang I sebanyak 157 siswa telah mengikuti vaksinasi. Sementara itu dari total keseluruhan jumlah siswa sebanyak 957.
“Masih banyak orang tua yang belum memberikan persetujuan akan adanya program ini,”katanya sembari menambahkan, masih banyak keengganan orang tua untuk mengizinkan pemberian vaksin terhadap anak didik. Saya menduga karena banyaknya berita hoaks di luaran. Ini tidak menjadi permasalahan bagi pihak sekolah, akan tetapi ini menjadi tanggung jawab para orang tua.
“Meskipun vaksinasi telah dilakukan, nantinya dalam melaksanakan proses pembelajaran tatap muka harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan”,imbuh Kepala SMA Negeri 1 Kejuruan Muda itu.














