Bupati Dodi Reza Akan Revitalisasi Pasar Tradisional di Muba

  • Whatsapp
Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin saat blusukan ke Pasar Tradisional Desa Karya Maju Muba Sumsel (Dok. Humas Pemkab Muba / Mattanews.co)
Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin saat blusukan ke Pasar Tradisional Desa Karya Maju Muba Sumsel (Dok. Humas Pemkab Muba / Mattanews.co)

 

MATTANEWS.CO, MUSI BANYUASIN – Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin, mendorong program revitalisasi dan pembangunan pasar rakyat tradisional untuk pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pasar adalah pusat perputaran ekonomi masyarakat. Banyak uang yang beredar di sana.

“Untuk itu, revitalisasi harus dilakukan. Pasar harus menjadi sentral pemulihan ekonomi masyarakat pasca-pandemi,”ujarnya, saat blusukan ke Pasar Tradisional Desa karya Maju Kecamatan Keluang, Jumat (12/3/2021).

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin sengaja melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi sekaligus blusukan ke pasar tradisional Desa Karya Maju Kecamatan Keluang, untuk bertemu para pedagang.

Kepada pedagang dan warga, Dodi mengatakan di masa pandemi Covid-19 ada program pemulihan ekonomi nasional.

Salah satunya bantuan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), berupa bantuan permodalan dan bantuan sosial (bansos) langsung, serta program pembangunan sarana dan prasarana pusat perekonomian.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba sudah memberikan bantuan-bantuan kepada pelaku usaha. Seperti bantuan kios-kios yg representatif.

“Kita juga berikan becak motor (bentor), supaya bisa layani masyarakat sampai ke pelosok. Karena pandemi ini, membuat ekonomi terpuruk. Salah satu pemulihan ekonomi ialah membantu pedagang,”ucapnya.

Kepala daerah inovatif ini yakin, revitalisasi Pasar Tradisional Desa Karya Maju bisa mendorong pemulihan ekonomi.

Kedatangannya ke Pasar Tradisional Desa Karya Maju Muba karena sejak tahun 1983 sudah menjadi sentra ekonomi, melayani enam desa di Kecamatan Keluang.

“Nanti kita jadikan Pasar Karya Maju menjadi pasar modern, namun pengelola harus diperhatikan, dijaga sarana dan prasarananya nanti,” katanya.

Jika pasar ramai didatangi masyarakat, dia optimis ekonomi akan tumbuh. Dia menuturkan, Desa Karya Maju akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi msyarakat Kecamatan Keluang.

Bupati Muba juga menjawab keinginan masyarakat Kecamatan Keluang, yaitu permintaan perkerasan jalan dalam desa dan peningkatan jalan.

Dodi Reza Alex Noerdin mengungkapkan, selain revitalisasi pasar dan pembangunan sarana dan prasarana olahraga, tahun ini untuk Kecamatan Keluang akan dilakukan perbaikan infrastruktur melalui Dinas PUPR dengan total anggaran Rp32,450 miliar.

Diungkapkannya, ada peningkatan ruas jalan Sp. Selabu-Keluang, Lapis Ulang ruas jalan Keluang – Talang Siku, peningkatan jalan dalam Desa Tanjung Dalam, peningkatan jalan dari Sidorejo (A6) – Cipta Praja (A7) dengan aspal hotmix.

Lalu, peningkatan ruas jalan dari Desa Sumber Agung (A.2) menuju Desa Karya Maju (A.1) dengan aspal hotmix, supervisi lapis ulang ruas jalan Keluang – Talang Siku.

“Kemudian pembangunan turap_talud/beronjong, pembangunan tembok penahan tanah Desa Sidorejo (A6), pembangunan jalan cor beton Sumber Agung (A2) – Karya Maju, Sri Damai – Tegal Mulyo. Kita juga revitalisasi sungai Desa Tanjung Dalam,” ujarnya.

Camat Keluang Deby Heryanto melaporkan, sesuai permintaan masyarakat Desa Karya Maju, agar dukungan dari Pemkab Muba untuk segera dilakukan revitalisasi pasar tradisional disini.

“Besar harapan kiranya pasar segera dapat direvitalisasi, karena pasar tradisional Desa Karya Maju tidak hanya sebagai pusat perekonoian saja ,tapi ada enam desa yang melakukan transaksi jual beli,” katanya.

Pasar tradisional Desa Karya Maju berdiri sejak tahun 1983 tersebut, lanjutnya, di atas lahan dengan luas 8500 persegi, jumlah los 170. Di mana, jumlah pedagang pelataran sebanyak 75 orang  dan jumlah total sebanyak 245 orang pedagang.

Pada acara ini Bupati Muba secara simbolis menyerahkan bantuan dari Baznas, berupa bantuan modal usaha untuk 69 orang pelaku UKM Kecamatan Keluang sejumlah Rp89.700.000.

Dengan rincian masing-masing mendapat Rp 1,3 juta, bantuan bedah rumah ke Sunaryo, warga Desa Mekar Jaya Muba Rp28 juta.

Penyerahan bantuan Sarana Bermain Ramah Anak (SBRA) berupa ayunan, appolo, perosotan dengan tapakan dan Mangko Putar kepada Kades Tanjung Dalam Kecamatan Keluang, Kades Peninggalan Kecamatan Tingkal Jaya, Lurah Sungai Lilin dan Kades Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir. Kemudian juga penyerahan bantuan alat bantu pendengaran dan bantuan sembako.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait