BeritaNUSANTARA

Bupati Fransiskus Diaan: Kabupaten Kapuas Hulu Miliki Perkebunan Kopi di Dua Kecamatan

×

Bupati Fransiskus Diaan: Kabupaten Kapuas Hulu Miliki Perkebunan Kopi di Dua Kecamatan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, kunjungan kerja peninjauan lokasi pembangunan perkebunan kopi “Liberika” di Desa Bugang Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu. Serta peninjauan perkembangan pembangunan yang sedang dilaksanakan. Minggu (26/2)

Berkenaan dengan pembangunan Kapuas Hulu, seperti yang diketahui bersama, bahwa banyak sektor yang berkontribusi dalam pembangunan yang salah satunya adalah dari sektor pertanian dan perkebunan, “hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan saat memberikan sambutan.

Dikatakan Bupati Fransiskus Diaan, perkebunan di Kabupaten Kapuas Hulu telah menyokong sebesar 22, 90 % yang berada di peringkat kedua setelah jasa kontruksi.

“Dalam menyokong Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tersebut, berbagai jenis lahan pertanian dan perkebunan yang terdiri dari perkebunan besar, perkebunan mandiri dan juga terdapat lahan – lahan sawah maupun ladang, “kata Bupati Fransiskus Diaan.

Selain itu, kata Bupati, dari data yang kita miliki perkebunan besar yang ada di Kapuas Hulu juga telah mendominasi sebesar 277.121, 86 Hektar (37,25%) dari Areal Penggunaan Lain (APL) kita.

“Perkebunan – perkebunan besar tersebut, juga dapat mendukung pembangunan Kapuas Hulu dari segi ekonomi, sosial dan lingkungan, “ujar Bupati

Disampaikan Bupati, salah satu perkebunan yang ada di Kapuas Hulu adalah PT. Hakikat Arwana Sukses (HAS) yang berada di Bugang.

“Berdasarkan data, bahwa PT. HAS ini telah diberikan Ijin Usaha Perkebunan (IUP) sejak tahun 2021, yang bergerak di tanaman kopi dan satu – satunya perkebunan kopi yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu, “terangnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh bahwa PT.HAS ini sedang dalam proses persiapan penanaman yang diharapkan sudah akan terlaksana dalam waktu dekat.

“Berkenaan dengan proses pembangunan Iki, saya sangat berharap bahwa dalam pelaksanaan tetap memperhatikan kepentingan lokal seperti pemanfaatan tenaga kerja desa – desa setempat dan perlindungan hak – hak masyarakat, “pinta Bupati.

Namun, hal ini kata Bupati, ini juga perlu dukungan dari masyarakat, agar dapat beriringan dalam pengelolaan. Dimana masyarakat harus memiliki pandangan yang baik, dimana pembangunan perkebunan kopi ini merupakan investasi yang besar demi kepentingan kesejahteraan masyarakat.

“Apalagi berdasarkan informasi yang diperoleh, bahwa PT. HAS akan menerapkan sistem bagi hasil berdasarkan total penjualan keseluruhan dari produksi yang berasal dari seluruh lahan tertanam baik berada di kebun plasma atau kebun inti perusahaan. “ujar Bupati

Menurut Bupati, setelah kita dalami, bahkan pihak perusahaan, berkomitmen akan memfasilitasi seluruh pembangunan perkebunan tanpa memberikan beban biaya kepada masyarakat, serta memberikan peluang kepada masyarakat untuk bekerja di dalam perusahaan jika memiliki kualifikasi yang dibutuhkan.

“Berdasarkan atas hal tersebut, maka dengan IUP, diharapkan PT. HAS dapat membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat di 19 Desa, yang secara keseluruhan areal berada di dalam dua Kecamatan (Kecamatan Hulu Gurung dan Kecamatan Pengkadan) atau mendukung Pembangunan Kapuas Hulu secara umum, “sampai Bupati.

Bupati Berharap, kepada para camat dan kepala desa pada lokasi perkebunan ini, untuk dapat menyampaikan dan membantu memfasilitasi upaya pembangunan perkebunan ini kepada masyarakat kecamatan dan desa masing – masing.

“Upaya – upaya pembangunan ini termasuk perkebunan ini sangat diharapkan untuk selalu didukung untuk dapat berkontribusi dalam pencapaian Visi dan Misi kami, yaitu ” Terwujudnya Kapuas Hulu yang Harmonis, Energik, Berdaya Saing, Amanah dan Terampil, “pungkas Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan.

Pada kesempatan tersebut, Deary Rakhmadi menuturkan PT. HAS merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang usaha perkebunan, kehutanan, perikanan kontruksi dan lain sebagainya.

“Kalau di Kalbar sendiri khususnya di Kapuas Hulu kita hanya melakukan usaha investasi dibidang perkebunan khususnya kopi Liberika, “tutur Deary Humas PT. HAS

Lanjut Deary, sampai saat ini PT. HAS sedang melakukan pembibitan kopi yang berasal dari sumber benih yang telah bersertifikat dan memiliki izin edar yang berasal dari Kepulauan Meranti Provinsi Riau.

“Sampai sekarang, kami baru menyediakan bibit tanaman sebanyak kurang lebih 42.616 bibit dan kurang lebih 50.000 benih (masih dalam singkup) dan akan terus bertambah sesuai sesuai kebutuhan dan proses persiapan lahan, “pungkasnya (*)