BERITA TERKINI

Bupati Gatut Sunu Resmi Buka HLM TP2DD 2025, Bapenda Tulungagung Raih Penghargaan Bergengsi

×

Bupati Gatut Sunu Resmi Buka HLM TP2DD 2025, Bapenda Tulungagung Raih Penghargaan Bergengsi

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor digitalisasi keuangan daerah. Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2025 oleh Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., di Ruang Pringgitan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (1/9/2025).

Acara tersebut menjadi momentum penting percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Program ini menargetkan seluruh transaksi pendapatan maupun belanja daerah beralih dari sistem tunai ke non-tunai guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, sekaligus mencegah kebocoran anggaran.

Bupati Gatut Sunu Tekankan Elektronifikasi Retribusi Daerah

Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu menegaskan bahwa digitalisasi tak hanya menyasar pajak, melainkan juga retribusi daerah. Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga akuntabilitas sekaligus memperkuat pendapatan asli daerah (PAD).

“Survey indeks ETPD semester II tahun 2024 menempatkan Tulungagung di tahap digital dengan skor 99,00 persen. Artinya, target 100 persen di tahun 2025 harus bisa tercapai,” tegas Bupati.

Bapenda Tulungagung Raih Penghargaan Elektronifikasi Terbaik

Ketua Panitia sekaligus Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tulungagung, Sukowinarno, S.H., S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperluas kanal pembayaran digital melalui kolaborasi dengan perbankan dan penyedia jasa pembayaran non-bank.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi berupa Penghargaan Elektronifikasi Pemerintah Daerah Terbaik untuk kategori penerimaan daerah. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Bupati Gatut Sunu kepada Sukowinarno sebagai wujud penghargaan atas capaian Bapenda.

“Elektronifikasi transaksi pemerintah daerah pada semester 1 tahun 2025 terbaik dengan urutan Bapenda, Dinas PUPR, dan RSUD dr Iskak,” ujar Suko.

“Melalui HLM TP2DD ini, Pemkab Tulungagung semakin siap menghadirkan layanan publik yang lebih mudah, cepat, dan transparan. Digitalisasi keuangan bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga tentang membangun kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Fokus Utama TP2DD 2025

Suko menambahkan dalam Forum strategis ini menekankan dua poin utama:

1. Akselerasi penerapan pajak dan retribusi berbasis non-tunai.

2. Implementasi roadmap TP2DD menuju pemerintahan digital yang modern.

“Sasarannya adalah terwujudnya sistem transaksi nontunai yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Suko menjelaskan dengan digitalisasi yang kian masif, Kabupaten Tulungagung meneguhkan diri sebagai pionir dalam tata kelola keuangan daerah berbasis elektronik. High Level Meeting TP2DD 2025 bukan sekadar forum koordinasi, melainkan pijakan penting menuju pemerintahan yang bersih, transparan, efisien, dan terpercaya.

“Digitalisasi adalah keniscayaan. Tulungagung memilih menjadi pelopor, bukan pengikut,” terangnya.

“Ijinkan saya menutup dengan sebuah pantun, Pergi ke Tulungagung naik sedan. Jangan lupa membawa teman. Mari Kita Jaga Tulungagung yang damai aman demi Terwujudnya Masyarakat Tulungagung yang Sejahtera, Mandiri, Berdaya Saing dan Berakhlak Mulia,” sambungnya.