MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan menghadiri acara panen raya padi yang diselenggarakan oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Taken Loaken Desa Nanga Nyabau, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu. Jumat (10/3)
Mengawali sambutannya, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan mengucapkan terima kasih atas undangan yang disampaikan oleh kepala Desa dan masyarakat dalam acara panen raya.
Dikatakan Bupati, Fransiskus Diaan sektor pertanian memegang peranan yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan bangsa.
“Karena dapat berpengaruh terhadap stabilitas ketahanan pangan, stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi secara nasional, “ujar Bupati.
Oleh karena itu, kata Bupati, pembangunan pertanian tersebut harus dilaksanakan secara berkelanjutan terhadap pengelolaan sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Sekaligus, mempertahankan dan meningkatkan kualitas lingkungan dan melestarikan sumber daya alam, “tuturnya.
Menurut Bupati, pembangunan sektor pertanian kabupaten Kapuas Hulu diharapkan dapat meningkatkan produksi dan produktivitas usaha.
“Sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan daerah, nilai tambah, serta surflus produksi untuk dapat dipasarkan dalam dan luar daerah, “sampai Bupati.
Selain itu, lanjut Bupati, kebutuhan pangan (beras) daerah kabupaten Kapuas Hulu semakin meningkat seiring dengan bertambahnya pertumbuhan penduduk, yang tentu saja akan berdampak secara langsung terhadap kebutuhan pangan.
“Maka sejalan dengan program pemerintah pusat upaya pengembangan komoditas utama tanaman pangan yaitu padi, jagung, kedelai, cabe, bawang merah, ubi kayu, ubi jalar dan kacang tanah terus ditingkatkan, “pinta Bupati
Lanjut kata Bupati, begitu juga dengan komoditi hortikultura seperti buah – buahan dan sayuran serta komoditas peternakan maupun perkebunan.
“Acara panen raya padi di Gapoktan Taken Loaken dengan luas sawah 16,5 HA ini membuktikan bahwa petani di Desa Nanga Nyabau mampu mengelola lahan pertanian dengan baik, “ucap Bupati.
Bupati Fransiskus Diaan berharap kepada Gapoktan, masyarakat dan pemerintah desa agar potensi pertanian ini dapat terus dikembangkan secara bersama – sama, bergotong – royong dan bersatu padu dalam meningkatkan produktivitas.
“Mengamati, fenomena perubahan iklim global dan memelihara serta memanfaatkan berbagai bantuan pemerintah yang sudah ada, sehingga kedepan kita mampu meningkatkan intensitas penanaman padi dari 1 kali menjadi 2 kali tanam dalam setahun, “harap Bupati.
Ditambahkan Bupati, meningkatnya hasil produksi pertanian tentunya tak lepas dari dukungan berbagai pihak.
“Kesempatan ini, saya menghimbau kepada instansi terkait, penyuluh pertanian dan mantri tani yang merupakan tenaga terdepan agar terus meningkatkan pembinaan,
pendampingan dan penyuluhan dalam meningkatkan sumber daya manusia kelompok tani beserta anggota guna meningkatkan produksi dan produktivitas yang akan datang, “ulasnya.
“Agar ketahanan pangan dan kedaulatan pangan dapat tercapai, “sambung Bupati.(*)














