Bupati Merangin Panen Ikan Perdana Milik Pokdadan Sungai Kapas

  • Whatsapp
Bupati Merangin saat panen ikan nila di kolam komunitas pembudidaya ikan di Kabupaten Merangin Jambi (Dok. Humas Pemkab Merangin / Mattanews.co)
Bupati Merangin saat panen ikan nila di kolam komunitas pembudidaya ikan di Kabupaten Merangin Jambi (Dok. Humas Pemkab Merangin / Mattanews.co)

MATTANEWS.CO, MERANGINBupati Merangin Al Haris panen ikan perdana, di kolam milik Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Sinar Harapan 1 (SH1) Desa Sungai Kapas Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin Jambi, Kamis (11/2/2021).

Pokdakan tersebut merupakan salah satu program Kementerian Kelautan dan Perikanan, dengan tujuan agar masyarakat mempunyai usaha berkelompok untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

Bacaan Lainnya

‘’Ikan yang kita panen ini jenis ikan nila. Jadi bila masyarakat mempunyai lahan kosong yang airnya cukup, kita rangsang untuk memelihara ikan. Tujuan untuk meningkatkan ekonomi keluarganya,’’ ujarnya.

Bupati Merangin mengakui, sangat banyak lahan kosong yang airnya cukup. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan lahan tidur tersebut, untuk budidaya ikan. Mengingat selama ini kebutuhan ikan di Kabupaten Merangin, masih didatangkan dari luar.

‘’Nanti ke depannya bantuan budidaya ikan ini tidak hanya diberikan kepada kelompok, tapi juga individu. Kalau untuk kelompok sudah punya kemampuan secara finansial, tapi kalau individu masih banyak yang belum,’’ katanya.

Dia juga berharap ke para anggota Pokdakan, tidak hanya menjual hasil budidaya ikannya ke pasar. Tapi juga harus meningkatkan nilai tambah dari panen ikan, yang dilakukan secara berkala tersebut.

‘’Anggota Pokdakan bisa mengelola hasil panen ikannya menjadi pempek, kerupuk ikan atau jenis makanan lainnya berbahan baku ikan, sehingga bisa meningkatkan nilai tambah dari ikan yang dipanen itu,’’ ungkapnya.

Sejauh ini, sudah ada sekitar 150 pokdakan di kawasan tersebut dan jumlah itu dari tahun ke tahunnya terus meningkat. Terlebih Bupati Merangin akan mengupayakan bantuan budidya ikan tersebut tidak lagi perkelompok, tapi per individu.

Jika bantuan bididaya ikan perindividu masyarakat itu sudah berlangsung, lanjutnya, kebutuhan ikan di Kabupaten Merangin sudah bisa terpenuhi dan tidak lagi didatangkan dari daerah lain.

 

****

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait