MATTANEWS.CO,Tulungagung – Suasana Kantor DPRD Tulungagung, Provinsi Jawa Timur memanas namun tetap kondusif saat Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menerima langsung perwakilan warga eks Perkebunan Desa Kaligentong, Kecamatan Pucanglaban, Kamis (18/9/2025).
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan tuntutan yang telah mereka perjuangkan bertahun-tahun, mulai dari pemasangan jaringan listrik hingga perbaikan infrastruktur jalan yang rusak parah.
Bupati Gatut Sunu hadir didampingi Wakil Bupati H. Ahmad Baharudin, S.M., Ketua DPRD Tulungagung Marsono, S.Sos., para wakil ketua DPRD, Sekda Tulungagung Drs. Tri Hariadi, M.Si., jajaran Forkopimda, serta OPD terkait. Pertemuan digelar di “Rumah Aspirasi Masyarakat”, yakni kantor DPRD Kabupaten Tulungagung.
“Terima kasih teman-teman semua. Hari ini saya, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekda, dan Forkopimda menerima tamu istimewa dari masyarakat Desa Kaligentong. Aspirasi sudah disampaikan, dan ada dua hal utama yang mereka minta, yaitu percepatan pemasangan listrik dan perbaikan jalan rusak,” ujar Bupati Gatut Sunu di hadapan awak media.
Bupati Siap Bawa Petisi ke Jakarta
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga menyerahkan surat petisi yang ditandatangani oleh lima perwakilan desa dari tiga kecamatan. Petisi itu turut ditandatangani oleh Bupati Tulungagung dan Ketua DPRD di atas materai sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah.
Bupati Gatut Sunu memastikan aspirasi warga akan segera ditindaklanjuti. Bahkan, ia siap membawa petisi itu langsung ke pemerintah pusat.
“Insya Allah minggu ini saya akan berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi ini langsung kepada pemerintah pusat lewat teman-teman DPR RI Dapil Jawa Timur VI. Saya sudah tandatangani petisi tuntutan masyarakat bersama Ketua DPRD,” tegasnya.
Bupati juga meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat Tulungagung agar perjuangan ini membuahkan hasil nyata.
“Semoga aspirasi ini cepat ditindaklanjuti dan bertahun-tahun masalah ini bisa segera selesai. Kami akan mengawal semaksimal mungkin,” ujarnya.
Meski demikian, Gatut Sunu belum membeberkan secara detail langkah teknis yang akan ditempuh.
“Tadi malam kami sudah diskusi dengan Forkopimda dan aparat penegak hukum. Arahnya sudah jelas, tapi mohon maaf belum bisa kami ekspos sekarang,” katanya.
Ketua DPRD: Warga Butuh Solusi, Bukan Janji
Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, S.Sos., menegaskan pentingnya percepatan solusi untuk masyarakat.
“Rakyat butuh solusi, bukan sekadar janji. Karena itu kami bersama Bupati, Wakil Bupati, dan Forkopimda bersepakat bergerak cepat,” ungkapnya.
Ia menyebut komunikasi dengan pihak provinsi hingga kementerian akan terus diperkuat.
“Pak Bupati akan ke Jakarta, dan komunikasi ini akan berlanjut. Semua pihak harus saling menguatkan demi kebangkitan Tulungagung,” jelasnya.
Marsono juga mengajak media untuk berperan memberikan edukasi positif kepada masyarakat.
“Negara kita ini tetap NKRI. Mari membangun komunikasi yang harmonis, sesuai regulasi yang berlaku,” pungkasnya.
Warga Menunggu Bukti Nyata
Langkah Bupati Tulungagung yang siap membawa tuntutan warga ke tingkat pusat menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam menangani persoalan rakyat. Kini, masyarakat menanti realisasi janji tersebut agar perjuangan panjang mereka untuk mendapatkan listrik dan jalan yang layak tidak sia-sia.
Jika aspirasi ini berhasil diwujudkan, Desa Kaligentong dan wilayah sekitarnya akan terbebas dari keterisolasian yang selama puluhan tahun membelenggu mereka. Pemerintah daerah kini ditantang untuk membuktikan bahwa suara rakyat benar-benar menjadi prioritas utama.















